kaltengtoday.com,- Palangka Raya – Pranata Humas Muda Diskominfosantik Kalteng, Ferawaty mengungkapkan harus adanya komitmen untuk melakukan perubahan di Humas Pemerintah.
Menurut pihaknya potret terkait Humas Pemerintah saat ini dianggap sangat lamban, sangat birokratis, tidak responsive, tidak media friendly, hilang saat dibutuhkan, bekerja berdasarkan jam kerja, informasi menunggu dari atasan, informasi terkadang kurang akurat, sibuk dengan urusan administrasi, protokoler, dan lain-lain.
“Agar berjalan efektif, Humas Pemerintah harus melakukan perubahan yang signifikan, baik pemahaman tentang information public, maupun hearts Implementasi activities kehumasan”, ucap Ferawati kepada awak media, Selasa (21/12).
Ferawati menjelaskan, peran Humas merupakan ujung tombak diseminasi informasi dan pemerintah harus memiliki paradigma baru antara lain transparan, responsif, rajin mencari dan berbagi informasi dengan publik dan pers yangenyediakan informasi dengan cepat dan akurat, siap bekerja dengan waktu yang fleksibel.
Lebih lanjut, pihaknya menegaskan, hal ini sangat penting dan harus dikuasai, diantaranya mensinergikan informasi publik,, optimalisasi jaringan komunikasi dan Informasi dan membentuk opini publik melalui agenda setting atau komunikasi persuasif.
Baca juga : Diskominfosantik Kalteng Gelar Rapat Pleno Penetapan Hasil Angka Kredit JFT Pranata Humas
“Peran strategi Humas Pemerintah meliputi kredibilitas yakni menjadi sumber informasi yang dipercaya publik, konteks yakni isi informasi sesuai karakteristik masyarakat, kejelasan yakni informasi disampaikan dengan bahasa yang mudah, kontinuitas yakni layanan informasi publik yang terus-menerus dan saluran yakni menggunakan berbagai saluran yang mudah diakses umum,” terangnya.
Baca juga : Diskominfosantik Kalteng Usahakan Peningkatan SDM Pranata Humas
Untuk diketahui, mulai tahun 2017, Diskominfosantik Kalteng telah mengembangkan program kreatif berbasis digital dan berorientasi publik dengan mengoptimalkan pemanfaatan media sosial dan media online.[Red]














Discussion about this post