kaltengtoday.com, – Palangka Raya, – Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah atau Kominfosantik Kalteng, Agus Siswadi menyampaikan pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Kalteng merupakan bagian tidak terpisahkan dari fungsi Badan Siber dan Sandi Negara melalui tim yang dibentuk di daerah.
“Pembentukan ini memiliki tujuan setidaknya meminimalisasi insiden siber yang merupakan model kejahatan baru di dunia maya, di era digital saat ini,” katanya kepada awak media, Selasa (26/10).
Dirinya menjelaskan TTIS Kalteng yang dilaunching secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo bersama Kepala BSSN Letjen TNI (Purn.) Hinsa Siburian beberapa waktu lalu juga memiliki beberapa layanan.
“Diantaranya layanan reaktif, yaitu memberikan peringatan, penanggulangan dan pemulihan insiden siber, penanganan kerawanan dan artifak. Selain itu, layanan proaktif, yaitu penilaian keamanan dan layanan manajemen kualitas keamanan, yaitu analisis resiko, edukasi dan pelatihan,” terangnya.
Lebih lanjut, pihaknya menerangkan seiring perkembangan teknologi, serangan siber setiap tahun kian meningkat. Tepat pada Tahun 2019 terdapat serangan siber ke domain @kalteng.go.id data center Pemprov Kalteng yang dikelola oleh Diskominfosantik berjumlah 18.787 kali.
“Sedangkan puncak serangan terjadi pada tanggal 12 desember 2019 dengan 9.095 kali serangan. Sementara, pada Tahun 2020, jumlah serangan naik drastis, mencapai 6.238.201 kali serangan, dan puncak serangan pada tanggal 15 desember 2020 dengan 506.737 kali serangan,” bebernya.
Sedangkan pada tahun 2021serangan kembali meningkat tajam, belum setahun persisnya periode januari sampai dengan 26 agustus 2021 mencapai 10.224.154 kali serangan.
“Dan itu baru data center Pemprov Kalteng yang dikelola oleh dinas kita. Maka keadaan tersebut tentu sangat rawan, karena hampir 80 persen sistem elektronik dan aplikasi perangkat daerah sudah terintegrasi di data center yang berada di Diskominfosantik ini”, ungkapnya.
Baca juga : Pemprov Kalteng Laksanakan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW
Pihaknya menyebutkan TTIS Kalteng untuk sementara ini masih mencakup Pemprov Kalteng saja, karena dirasa merupakan kebutuhan yang sangat mendesak.
Baca juga : Pemprov Kalteng Terima Anugerah Parahita Ekapraya 2020
“Kedepan setelah berjalan, akan dikembangkan menjadi tim yang terdiri dari lintas sektoral dengan instansi vertikal yang ada di Provinsi Kalteng, serta pada saatnya akan dibentuk tim tanggap insiden siber di kabupaten dan kota,” tukasnya.[Red]














Discussion about this post