Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya berupaya memaksimalkan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar target yang telah ditetapkan dalam tahun anggaran 2025 dapat tercapai.
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Palangka Raya, Arbert Tombak menjelaskan, hingga triwulan II, capaian PAD sudah menunjukkan hasil yang cukup baik.
Baca Juga : Meningkatkan Pasar Rakyat untuk Dongkrak PAD di Kabupaten Gunung Mas
Dan, berdasarkan data sementara, realisasi pendapatan daerah dari sektor pajak dan retribusi daerah telah mencapai sebagian besar dari target tahunan.
“Target PAD kita sekitar Rp300 miliar. Hingga triwulan kedua, pencapaian sudah sesuai harapan, dan kami optimis sampai akhir tahun nanti target tersebut bisa terpenuhi,” Selasa, Selasa (21/10/2025).
Menurut Arbert, meskipun masih terdapat sejumlah sektor yang perlu dioptimalkan, Pemko Palangka Raya tetap fokus menjaga stabilitas penerimaan daerah.
Utamanya, melalui pajak kendaraan bermotor yang menjadi salah satu sumber utama pendapatan daerah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
“Pemko Palangka Raya juga tengah menyusun regulasi baru untuk mengoptimalkan pajak reklame,” tuturnya.
Langkah ini menurutnya dilakukan guna memastikan tata letak, ukuran, dan penempatan reklame di kawasan jalan protokol lebih tertib serta tidak membahayakan pengguna jalan.
“Pemko juga mendorong peningkatan PAD dari retribusi parkir,” tuturnya.
Baca Juga : Bank Kalteng Masih Jadi Penyumbang Terbesar PAD, Pemprov Evaluasi Kinerja BUMD Lainnya
Pemko juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat dan pengelola agar pengaturan parkir dilakukan sesuai ketentuan, sehingga memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan sekaligus berdampak positif pada penerimaan retribusi daerah.
“Yang penting, masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan baik, sementara pengelolaan retribusi dan perizinan di lapangan berjalan tertib. Kita optimistis penerimaan daerah dapat terus meningkat hingga akhir tahun,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post