Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Penurunan temperatur udara belakangan ini menjadi seringkali lebih dingin dari biasanya dan curah hujan yang masih kerap turun, dikhawatirkan beberapa petani, berpengaruh pada kualitas tanaman mereka.
Baca Juga :Â Kapolresta dan Wakil Wali Kota Palangka Raya Tebarkan Pakan Ikan di Kolam Petani
Menurut YR Simbar, salah seorang petani di Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, secara rata-rata tanaman padi sawahnya memang masih bagus. Namun tanaman kakao dan varietas lainnya bisa jadi menurun kualitasnya saat panen nanti.
“Tahun kemarin, komoditas cempedak saya tidak terlalu banyak menghasilkan buah. Otomatis juga berpengaruh pada income pendapatan saya, yang hidupnya bergantung pada hasil pertanian dan perkebunan,” ucapnya saat ngobrol tadi (Senin, 7/7/2025) sepulang dari kebun, menjelang petang.
Baca Juga :Â Arton S Dohong: Kita Bangga, DPRD Kalteng itu Cermati Perlindungan Petani dan Nelayan
Dan menurut beberapa literatur, pengaruh cuaca ataupun suhu udara, memang berefek pada kualitas tanaman. Antara lain: suhu udara mempengaruhi laju reaksi kimia dalam tanaman, termasuk fotosintesis dan respirasi.
Selain itu, suhu yang terlalu panas maupun terlalu dingin dapat menghambat pertumbuhan tanaman, bahkan menyebabkan kerusakan. [Red]














Discussion about this post