kaltengtoday.com – Buntok – Banjir yang melanda Kabupaten Barito Selatan sepekan belakangan merendam sawah dan membuat petani di Desa Rubang, Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan, Kalteng terancam gagal panen.
Puluhan hektar persawahan sudah sepekan direndam banjir dengan ketinggian air sekitar 1 meter.
Ketua kelompok tani Mupakat, Pandi (60) mengatakan akibat banjir ini sawahnya terendam air dan tanaman padinya tenggelam diakibatkan banjir tersebut.
“Tanaman padi unggul yang kemarin kami tanam tenggelam, tapi sebelumnya kami sempat panen sedikit” Ucap Pandi Minggu (19/4/2020).
Menurut Pandi, dari semua padi yang ditanam beberapa waktu lalu beserta kelompoknya, hanya 30 persen yang dapat dipanen, sisanya tenggelam dan terendam banjir.
“Ada 70 persen gagal panen, semoga saja padi yang tenggelam dapat bertahan” harap Pandi.
Pandi juga menjelaskan selain jenis padi unggul mereka juga menanam padi lokal, yang mana padi lokal memiliki batang yang tinggi sehingga ketika banjir melanda tidak sampai menenggelamkan padinya.
Namun, ada beberapa tanaman padi lokal yang buah atau gabahnya yang terendam air dan mengakibatkan membusuk.
Dengan kondisi demikian, para petani hanya bisa pasrah menunggu air surut untuk kembali turun ke sawah dan pihaknya berharap ada bantuan dari pemerintah Kabupaten Barito Selatan untuk mengatasi kerugian petani akibat terendamnya tanaman padi yang mereka tanam.
Untuk diketahui sawah Rubang, Buntok sendiri terdapat 5 kelompok tani, yaitu kelompok tani Makmur 1, Makmur 2, Mupakat, Mumpun Wusi, dan Sarunai.
Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi II DPRD Barsel Ensilawatika Wijaya menyampaikan, memang sudah seharusnya pemerintah daerah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak, mengingat saat ini kabupaten Barito Selatan dalam status darurat bencana banjir.
“Nanti akan kami sampaikan ke Pemerintah daerah untuk bisa ditindaklanjuti” Ucap Ensilawatika kepada kaltengtoday via telepon, minggu (19/4/2020).
Baca Juga:
348 Orang Ikuti Pendaftaran Kartu Pra-Kerja Di Kabupaten Barito Selatan
Dia juga berharap pemerintah daerah terkait dapat cepat tanggap dalam menanggapi keluhan masyarakat, serta cepat menurunkan petugas ke lapangan guna mendata masyarakat yang terdampak banjir.
“Dalam kondisi sekarang, masyarakat dalam keadaan susah. Bukan hanya menghadapi pandemi Covid-19 masyarakat kita juga dihadapkan dengan bencana banjir ini, saya harap instansi terkait cepat menurunkan petugasnya ke lapangan” pungkas Ensilawatia. [Shan-KT]














Discussion about this post