Kalteng Today – Pulang Pisau, – Tidak sedikit keluhan datang dari warga masyarakat akan keberadaan tenaga pengajar (Guru) yang jarang turun melaksanakan tugasnya sebagai tenaga pengajar di sekolahnya. Begitu juga keluhan lain, khususnya sekolah di pelosok desa yang minim tenaga pendidik.
Menyikapi perihal tersebut, salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau, Dewi Sartika untuk memetakan tenaga pendidik dan mengevaluasinya sehingga penyebaran tenaga pendidik dapat merata disemua jenjang sekolah.
“Kita selalu menerima aspirasi dari sejumlah warga. Khususnya di wilayah pelosok desa di Kecamatan Sebangau Kuala, seperti sekolah di Desa Hambawang, minimnya tenaga pendidik di sekolah tersebut, ” kata Dewi Sartika, Kamis (5/10).
Politikus PPP Pulpis itu menyebut, aspirasi itu terkait bidang pendidikan. Sejumlah warga di daerah pelosok Kecamatan Sebangau Kuala mengeluhkan keberadaan guru Sekolah Dasar (SD) yang terkadang jarang ditempat.
Bahkan, ada yang sampai beberapa minggu tidak mengajar. Ada juga yang mengajar tetapi cuma satu sampai dua jam kemudian pulang.
“Seperti di Desa Sei Hambawang Kecamatan Sebangau Kuala. Kondisi ini tentu akan berdampak pada pelajaran yang diberikan,” kata Dewi Sartika
Srikandi ini menambahkan, pihaknya tak ingin menyalahkan gurunya atau siapapun. Namun, Sartika berharap Dinas Pendidikan Pulang Pisau bisa memperhatikan persoalan ini dan mencari solusi terbaik.
“Apa sebenarnya yang membuat guru itu tidak maksimal dalam melaksanakan tugasnya. Perlu juga dilakukan pendekatan agar ada solusi terbaik,” ucap dia.
Sartika menegaskan bahwa pendidikan adalah hal yang sangat penting bagi anak-anak. Dirinya berharap anak-anak yang berada di wilayah terpencil juga bisa menikmati pendidikan sebagaimana mestinya.
“Tak perlu kita saling menyalahkan. Intinya bagaimana ada solusi terbaik dari setiap persoalan. Termasuk persoalan pendidikan,” tandasnya. [BS-KT]














Discussion about this post