Kaltengtoday.com, Kuala Kurun –Kondisi cuaca di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) saat ini tidak menentu. Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gumas mengimbau masyarakat setempat agar selalu memperhatikan kondisi dan kebersihan lingkungan terutama, ketika cuaca perubahan cuaca.
Anggota DPRD Kabupaten Gumas Celsius Aprianus menuturkan, di beberapa hari terakhir ini, kondisi cuaca di Kabupaten Gumas terlebih di Kota Kurun, kerap diguyur hujan dengan intensitas lebat, disertai angin kencang dan petir.
Baca Juga : Masyarakat Gumas Diminta Waspada Ketika Cuaca Ekstrem
“Saat ini kondisi cuaca tidak bisa prediksi. Karena cuaca yang cerah tiba-tiba berubah menjadi hujan lebat disertai angin, maka kami minta dan mengimbau warga masyarakat untuk semakin waspada atas adanya potensi hujan disertai angin dan petir,” ucap Celsius Aprianus, Rabu (3/12/2025).
Menurut politisi dari Gerindra ini menyebutkan, masyarakat juga harus bisa melihat serta membersihkan saluran drainase dari genangan sampah agar saluran air tidak tersumbat terutama di pemukiman. Termasuk mengecek pohon berusia tua untuk antisipasi musibah pohon tumbang saat angin kencang melanda.
“Kita juga meminta supaya jangan buang sampah sembarangan apalagi di saluran air. Terlebih pastikan ranting atau pun cabang maupun batang pohon yang kering dilakukan pemotongan hal ini dapat mencegah terjadinya pohon tumbang,” ujarnya.
Baca Juga : Dewan Imbau Warga Gunung Mas Waspada Perubahan Cuaca
Oleh sebab itu, legislator dari dapil-I ini mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan yang indah, rapi dan bersih pun akan tercipta, sehingga selain potensi bencana diminimalkan, ancaman berbagai penyakit musiman pun terhindar. Juga kepada Pemda Gumas melalui instansi terkait dapat mendorong masyarakatnya meningkatkan upaya pengelolaan di lingkungan.
“Kemudian warga yang tengah di perjalanan pada saat hujan diimbau agar tidak berteduh di bawah pohon besar ataupun papan-papan reklame apalagi ketika angin kencang dan hujan lebat karena rawan tumbang,” imbaunya. [Red]














Discussion about this post