kaltengtoday.com – Pada tahun 2019 pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah mengalami peningkatan 6,0 – 6,4 persen (yoy) dibanding dengan tahun 2018 berkisar 5,64 persen (yoy).
Hal ini terlihat inflasi yang rendah dan stabil serta intermediasi perbankan yang tetap terjaga dengan pertumbuhan kredit yang tetap kuat di tengah lambatnya volume perdagangan dunia dampak dari ketidakpastian ekonomi global, Kata Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalteng Devy Ika Puspitosari, Jumat (10 Januari 2020).
“Inflasi rendah juga bukan kunci pertumbuhan ekonomi menjadi meningkat namun inflasi yang stabil itu yang menjadi kuncinya.” Kata Devy.
Dijelaskannya, pertumbuhan ekonomi tahun 2019 tersebut didorong oleh stabilnya permintaan domestik yang didukung oleh terjaganya produksi dan distribusi sejumlah barang konsumsi.
“Selain itu peningkatan kinerja baik swasta maupun pemerintah serta usaha pertambangan batubara dan produksi kelapa sawit yang tetap terjaga menjadi beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan pada tahun 2019.” Jelasnya.
Sementara itu tutur Devy, ditinjau dari sisi realisasi inflasi Kalteng pada tahun 2019 berada pada level rendah sebesar 2,45 persen lebih rendah dibanding tahun 2018 sebesar 4,5 persen (yoy).
“Terjaganya pasokan sejumlah komoditas strategis dan relatif stabil kenaikan harga komoditas yang diatur pemerintah secara signifikan menjadi penyebab rendahnya tekanan inflasi pada tahun 2019 .” Ungkap dia.
Yaya-KT














Discussion about this post