Perayaan Puncak dan Pesannya
Para tamu undangan sudah mulai berdatangan di Gedung Gereja Eka Kapakat milik Jemaat GKE Luwuk Bunter yang letaknya 30 KM dari Kota Sampit ke arah Palangka Raya atau tepatnya di pinggiran Jalan Cilik Riwut, panitia yang bertugas dengan menggunakan setelan baju seragam berwarna Merah Maron pun sudah datang terlebih dahulu di petang itu di pintu gedung gereja menyambut dan menyalami setiap yang datang dengan senyum ramah, sembari memberikan lilin untuk dinyalakan saat prosesi menghidupkan lilin Natal di sesi ibadah.
Terpasang rapi dan jelas spanduk di bagian belakang mimbar pendeta tema yang diangkat sesuai ketetapan Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) dan bertuliskan ‘Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem’ (Bdk. Lukas 2:15) dan Sub tema ‘Melalui Suka Cita Natal ini Menjadikan Kaum Muda yang Membawa Perubahan, Lebih Kreatif & Aktif serta Mampu Menyenangkan Hati Orang Tua Terlebih Tuhan’.
Alfrit Dody (28) yang juga merupakan salah seorang anggota SPRP Jemaat GKE Luwuk Bunter menyampaikan perayaan natal kali ini sangat luar biasa, karena mereka dibawa kembali untuk mengingat ke masa yang sudah lewat, terlebih cukup banyak persoalan klasik yang dihadapi pemuda dan remaja, hingga dapat menjebak dan merusak generasi masa depan, seperti faktor penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, serta menjauh dari persekutuan.
“Refleksi setahun ini dan memperhatikan tema, kami rasa sub tema yang diangkat juga sangat relevan dengan keadaan hari ini. Semoga ini dapat menjadi refleksi untuk semua generasi muda untuk meneguhkan komitmen sebagai generasi yang berdampak baik bagi semua,” tutur Dody.
Baca Juga : Apresiasi ke Insan Pers, Kapolres Bartim Bagikan Bingkisan Natal
Menurutnya, Natal bagi para pemuda remaja tidak hanya tentang hadiah yang bersifat duniawi, namun juga refleksi kembali tentang kehadiran Sang Juruselamat Tuhan Yesus Kristus ke dunia, khususnya dalam misi penyelamatan manusia yang terbelenggu oleh dosa. Sehingga sudah sepatutnya sikap benar harus ditunjukan kaum muda.
“Kehadiran Juruselamat ke dunia melalui peristiwa kelahiran-Nya ini jika direfleksikan, tidak hanya datang begitu saja, melainkan memiliki misi penyelamatan bagi manusia. Nah, tugas kita sebagai pemuda adalah sama halnya, yaitu menebarkan cinta kasih untuk seluruh umat manusia,” tutupnya.
Nuansa yang khidmat perayaan dan ibadah Natal ini menjadi terasa sempurna dengan khotbah yang disampaikan Vikaris Meriyani, S.Th, lantunan pujian persembahan dari pemuda dan remaja Jemaat GKE Luwuk Bunter, dan para tamu undangan, serta di akhir acara, mereka juga melaksanakan santap makan bersama, hingga ditutup dengan kado silang. [Red]














Discussion about this post