“Permasalahan yang kompleks ini perlu diskusikan dan dibahas secara bersama-sama bagaimana kedepannya,” kata Ketua PWI Kalteng yang juga sebagai Pemred Palangka Pos ini saat diwawancarai.
Tantangan ini yang paling dirasakan adalah oleh Pemimpin Perusahaan dan para pemimpin redaksi (Pemred) yang menjadi pemegang kendali dalam pemberitaan.
“Kita menyadari lajunya informasi di media sosial menjadi tantangan serius dan kebijakan Pemred sangat diperlukan dalam hal menanggapi perkembangan informasi di media sosial tersebut, Soalnya apakah berita itu layak atau tidak diterbitkan, kuncinya ada di pemimpin redaksi. Sehingga Pemred mempunyai peranan penting dalam melawan media sosial ataupun berita hoax yang beredar,” jelas Haris.
Baca Juga : Tingkatkan Profesionalitas Wartawan, PWI Kalteng Adakan Diseminasi Hukum Pers
Kendati demikian dirinya mengakui, media massa masih memiliki keunggulan hingga saat ini. “Keunggulan kita adalah masih menjadi yang terpercaya dalam memberikan informasi, kita masih mendapat kepercayaan lebih dari masyarakat, ketimbang media sosial,” imbuhnya.
Dirinya menambahkan melalui forum diskusi pimpinan redaksi bisa mempererat jalinan komunikasi dengan Pihak Pemerintah maupun Swasta.
“Forum ini saya berharap bisa menyatukan media yang ada di Kalimantan Tengah menjadi sebuah kekuatan dalam menunjang kebebasan pers dan perkembangan perusahaan media massa sekarang ini dan akan datang” pungkasnya. [Red]














Discussion about this post