Kalteng Today – Kuala Kurun, – Rangka memberikan semangat dan dapat meningkatkan peran perempuan dalam proses pembangunan yang semakin meningkat. Untuk itulah, adanya peran Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Sehingga, tepat pada Selasa (29/6) dilakukan pelantikannya ketua dan pengurus KPP di periode 2021-2024 ini oleh Ketua KPP Provinsi Kalteng.
Ketua DPRD Kabupaten Gumas Akerman Sahidar mengatakan, dengan dilakukannya pelantikan pengurus KKP DPRD Gumas ini dapat secara aktif mendorong, pembentukan kaukus perempuan di daerah.
“Kami DPRD Gumas merespon dan mendukung serta memberikan apresiasi kepada KPP RI, secara efektif mendorong pembentukan KPP Kabupaten Gumas, dukungan itu dilatarbelakangi pemikiran, bahwa KPP di Gumas mengingat kesetaran gender melalui keterwakilan perempuan di parlemen,” ucap Akerman Sahidar.
Sementara itu, Ketua KPP Kalteng Andina Theresia Narang, usai melantik jajaran pengurus KPP Kabupaten Gumas, didampingi Sekretaris KPP Kalteng Ina Prayawati beserta jajarannya mengatakan sebagai pengurus Kaukus Perempuan Parlemen, jajaran yang dilantik bisa menjalankan tugas dan amanah itu dengan baik.
Tentunya sebagai penyambung dan penyalur aspirasi masyarakat, terkhusus di Kabupaten Gumas. Maka telah terbentuknya kepengurusan Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Gumas dapat semakin memperkuat peran Perempuan sebagai penyeimbang dalam pengambilan keputusan di legislatif yang pro gender,jelasnya.
“Mudahan kedepan adanya KPP kabupaten Gumas ini dapat memperoleh kursi anggota legislatif perempuan menunjukkan kaum perempuan, dan diharapkan mampu menjadi saluran aspirasi masyarakat yang konstituen,” ujarnya.
Baca Juga : DPRD Gunung Mas Setuju Adanya Tenaga P3K Guru
Ditempat yang sama, Ketua KPP Gumas selaku Anggota DPRD Gumas Nomi Aprilia mengatakan dengan adanya pengurus Kaukus Perempuan Parlemen, dapat menjadi jalan masuk untuk Generasi Muda Perempuan Kabupaten Gunung Mas terjun dalam politik kedepannya.
“Generasi Muda Perempuan Kabupaten Gunung Mas khususnya dan Kalimantan Tengah umumnya menjadi akrab dengan dunia politik tanpa rasa kekuatiran aspirasinya tidak didengar dan tanpa harus takut untuk menyuarakan hati nuraninya,” tandasnya. [Red]














Discussion about this post