Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Langkah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanketpang) Kota Palangka Raya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban, khususnya menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Hatir menjelaskan, pemeriksaan kesehatan penting dilakukan untuk memastikan kondisi hewan yang dijual kepada masyarakat dalam keadaan aman, sehat, utuh dan halal.
“Pemeriksaan kesehatan hewan kurban penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat melaksanakan ibadah kurban,” ucapnya kepada awak media, Jumat (15/5/2026).
Baca Juga : Pemprov Kalteng Rangkul Banyak Pihak Bangun Sinergi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Hatir juga menyampaikan bahwa pemeriksaan yang dilakukan sejak 14 menjelang Idul Adha menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas hewan kurban yang masuk dan beredar di Palangka Raya.
“Pengawasan harus dilakukan secara maksimal, mulai dari lokasi penjualan hingga proses pemotongan nanti. Ini penting agar masyarakat benar-benar memperoleh daging kurban yang sehat dan layak konsumsi,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, sebagian besar hewan kurban yang masuk ke Kota Cantik didatangkan dari luar daerah seperti Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.
Maka dari itu, menurutnya, pengawasan kesehatan dan kelengkapan dokumen hewan ternak harus dilakukan secara ketat untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular.
Baca Juga : Panen Perdana Ketahanan Pangan di Desa Ampari Bura, Bupati Yamin Puji Hasil Kerja Petani
“Kami tentunya mengapresiasi upaya vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan ternak yang dilakukan pemerintah daerah sebagai langkah pencegahan,” tegasnya.
Selain pengawasan dari pemerintah, masyarakat juga diminta lebih teliti saat membeli hewan kurban di tempat penjualan.
“Kami juga meminta masyarakat lebih teliti saat membeli hewan kurban dan memastikan hewan tersebut sudah diperiksa oleh petugas terkait,” tukasnya. [Red]














Discussion about this post