Kalteng Today – Sampit, – Untuk menekan dan mengantisipasi datangnya warga dari luar daerah, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur rencananya akan meniadakan penerbangan dari pulau Jawa.
Hal ini dilakukan untuk memotong rantai penyebaran Covid-19. Pemerintah daerah nantinya akan berkoordinasi dengan pihak Bandara H Asan Sampit menyikapi masalah tersebut.
Bupati Kotim Supian Hadi mengatakan, untuk penerbangan yang akan ditiadakan yakni dari Semarang dan Surabaya. “Rencananya akan dilakukan setelah Hari Raya Idul Adha nanti. Biasanya kedatangan warga dari luar daerah yakni pulau Jawa yakni pada saat momen tersebut. Maklum saja, pada hari Raya Idul Fitri lalu kan tidak ada mudik,”jelasnya, Selasa (21/7).
Dijelaskan Supian Hadi,, kebiasaannya lonjakan warga alias penumpang yang datang ke Kota Sampit ini biasanya momen seperti itu. Makanya sangat berisiko penyebaran wabah Covid-19. “Kami juga sudah berkoordinasi dengn pihak bandara menyikapi permasalahan tersebut khususnya penerbangan dari Semarang dan Surabaya,”ungkapnya.
Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi lonjakan kasus Covid-19 di Bumi Habaring Hurung ini. Apalagi di pulau Jawa ada yang sudah masuk zona hitam. Inilah yang harus diantisipasi lebih ketat dan optimal lagi.
“Apalagi Kotim ini kan banyak karyawan dari perkebunan kelapa sawit. Dan momen Hari Raya Idul Adha inilah biasanya kedatangan warga dari luar daerah,”paparnya.
Baca Juga:Â BPN Palangka Raya Serahkan 10 Ribu Sertifikat Prona
Ditegaskan Bupati dua periode ini bahwa apa yang dilakukan ini semata-mata untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Saya harap hal ini bisa dimengerti dan harus didukung oleh masyarakat Kotim tentunya. Kita harapkan apa yang kita putuskan ini penyebaran wabah ini bisa berkurang dan ditekan lagi tentunya,”pungkasnya. [Red]














Discussion about this post