Kalteng Today – Palangka Raya, – Terkait dengan adanya rencana penerapan sistem Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palangka Raya, mendapat tanggapan dari kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Irawati.
“Saya menilai, untuk saat ini opsi kebijakan pemberlakuan PSBB, hendaknya bisa dipertimbangkan kembali, karena mengingat dampak yang akan terjadi, ketika kebijakan tersebut diberlakukan,” katanya, Rabu (14/04).
Wakil Rakyat yang berasal dari Dapil Kalteng II, meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan tersebut menjelaskan, kalaupun itu harus diusulkan, maka ada baiknya itu dipersiapkan secara baik, sehingga hasilnya pun optimal, terlebih lagi pada berbagai dampak yang akan muncul, ketika itu memang harus diterapkan.
“Pemerintah daerah, ketika ingin memberlakukan opsi kebijakan PSBB, haruslah memikirkan untuk memberikan jaminan hidup, sekitar 3 bulan kedepan, seperti memberikan sembako dan stimulan bagi para pelaku UMKM, serta para pedagang kecil yang tentunya akan merasakan imbasnya, ke depan” ungkapnya.
Irawati juga mengingatkan kepada masyarakat, agar terus patuh pada instruksi yang disampaikan oleh pemerintah, terutama berkenaan dengan protap kesehatan, seperti selalu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sering-sering mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir, serta tetap menjaga jarak.
Baca Juga: Anggota DPRD Kalteng Ini Minta Pemerintah Perhatikan Masyarakat Terdampak Covid-19
“Patuhi anjuran pemerintah, agar kita dapat menjaga kesehatan dan tidak mudah terserang virus – virus yang dapat mengganggu kesehatan kita, maupun keluarga,” tambahnya.
Dirinya menambahkan, untuk tetap tinggal dirumah (stay at home), dan bila keluar rumah hanya untuk satu kepentingan yang mendesak, dengan tetap menggunakan masker. Tidak lupa dirinya meminta kepada masyarakat agar terus menjaga kebersihan lingkungan, utamanya di dalam rumah, demi menjaga kesehatan keluarga. [Red]














Discussion about this post