Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Asisten Administrasi Umum di Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng), Hj. Sunarti menyebutkan dalam konteks dinamika global yang cepat berubah, perlu disoroti pentingnya antisipasi terhadap dampak konflik internasional khususnya Timur Tengah.
Hal tersebut menurutnya sebagaimana arahan Kemendagri melalui Surat Edaran Nomor 300/e-7/Polpum dan disampaikannya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik se-Kalteng Tahun 2025, Rabu (30/7/2025).
Baca Juga : Jelang PSU di Barut, Freddy Ering Ingatkan Integritas Pelaksanaan
Ia menjelaskan beberapa poin penting yang perlu diantisipasi, antara lain: penyebaran hoaks dan provokasi, intoleransi dan radikalisme, pembinaan ormas secara intensif, penguatan koordinasi deteksi dini dan cipta kondisi, serta promosi nilai-nilai damai di masyarakat.
“Poin penting yang perlu diantisipasi, antara lain, penyebaran hoaks dan provokasi, intoleransi dan radikalisme, pembinaan ormas secara intensif, penguatan koordinasi deteksi dini dan cipta kondisi, serta promosi nilai-nilai damai di masyarakat,” katanya.
Pihaknya juga menyebutkan, dinamika politik dan keamanan di daerah, khususnya terkait pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Barito Utara pada 6 Agustus 2025.
Sebab, PSU tersebut menjadi perhatian serius Pemprov Kalteng dan Pemerintah Pusat, khususnya terkait Kamtibmas.
“Wakil Mendagri Ribka Muluk bersama Ditjen Polpum Kemendagri telah turun langsung ke Muara Teweh untuk memastikan kesiapan PSU ke-2 berjalan aman dan lancar,” tuturnya.
Baca Juga : Sudarsono Apresiasi Pelaksanaan PSU di Barut Berjalan Aman Lancar
Lebih lanjut, hal ini dilakukan agar ke depan tidak terjadi lagi pengulangan PSU dalam Pilkada di Bumi Tambun Bungai.
Dalam kesempatan itu, Sunarti juga menekankan pentingnya penanganan cepat terhadap konflik dan sengketa lahan antara masyarakat dan perusahaan.
Ia mengajak semua pihak untuk mengoptimalkan peran Tim dan Forum Kewaspadaan Dini, serta Forkopimda dalam menjaga keamanan dan ketertiban. [Red]














Discussion about this post