Kalteng Today – Palangka Raya, – Intensitas curah hujan di Kota Palangka Raya hingga awal Februari 2021 semakin meningkat. Pemerintah Kota Palangka Raya diminta proaktif mencegah terjadinya banjir dengan mewaspadai kenaikan debit air sungai.
“Wilayah Palangka Raya ini dikelilingi Daerah Aliran Sungai (DAS), sehingga rawan meluap ketika terjadi kenaikan debit air akibat tingginya curah hujan,” kata Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya, Nenie A Lambung, kepada wartawan , Senin (1/2)
Nenie berpendapat , sebagai langkah antisipasi terjadinya banjir yang mungkin saja menimpa wilayah Kota Palangka Raya, maka alangkah pentingnya untuk selalu mewaspadai potensi kenaikan debit air sungai.
“Oleh karena itu kami terus mendorong instansi terkait, sebut saja BPBD Kota Palangka Raya, untuk memantau secara aktif potensi debit air sungai. Jika mengalami kenaikan, tentu harus cepat dilakukan langkah koordinasi, untuk melakukan tindakan yang diperlukan,” ungkapnya.
Baca juga : Ketua DPRD Palangka Raya Minta Manager PLN Hadir di RDP
Dijelaskannya , penyebab musibah banjir juga beragam, baik dari faktor alam maupun non alam. Oleh karena itu, tidak boleh dikesampingkan potensi kenaikan debit air sungai akibat curah hujan yang cukup tinggi.
Demikian juga pihak terkait lainnya harus dapat berpartisipasi. Kepolisian, TNI, RT/RW maupun organisasi kemasyarakatan lainnya, diharapkan dapat memberikan sosialisasi bagi warga yang berada di dekat sungai agar selalu waspada, ujarnya.
“Terlebih yang terpenting adalah warga juga harus proaktif menjaga kebersihan lingkungan, dengan tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran drainase,”pungkas legislator perempuan PDI Perjuangan di Kota Palangka Raya. [AFR/Indri]














Discussion about this post