Kalteng Today – Sampit, – Bupati Kotim H Halikinnor menegaskan di pemerintahannya, dirinya akan terus berupaya menekan angka kasus stunting. Terlebih lagi Kotim memiliki kasus stunting tertinggi di Kalimantan Tengah. Untuk itu, upaya yang akan dilakukan yakni saling bersinergi dan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
“Jika boleh jujur, anggaran daerah kita memang banyak tersedot memulihkan ekonomi dan bantuan kepada masyarakat. Apalagi kondisinya sama seperti 2020 lalu. Yakni pandemi Covid-19 yang masih terjadi,”jelas Bupati Kotim, H Halikinnor, Senin, (17/5).
Dan masalah stunting ini memang melibatkan lintas sektor. Mulai dari desa, kecamatan, dinas kesehatan, dinas PU, penataan ruang dan Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, DP3AP2KB dan instansi lainnya untuk penanganan masalah stunting ini, ujarnya.
Baca juga : Pengamat Publik : BI Disarankan Dijadikan Kampus Universitas Negeri Sampit
Meskipun begitu, untuk penganggaran kasus stunting ini juga akan pihaknya adakan. Terlebih Kotim memang kasus stuntingnya terus dipantau oleh kementrian kesehatan. “Kami akan upayakan agar masalah stunting ini bisa menurun kasusnya,”demikian Halikin. [Red]














Discussion about this post