Kalteng Today – Pulang Pisau, – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau diminta lebih serius memperhatikan sektor perikanan. Dimana, sektor perikanan di Kecamatan Kahayan Kuala saat ini masih terkendala pemasaran hasil tangkap ikan nelayan.
“Sebenarnya hasil tangkap ikan nelayan di Kecamatan Kahayan Kuala sangat melimpah. Namun, transaksi jual beli lebih banyak dilakukan para nelayan ditengah laut dengan para tengkulak, ” kata salah satu anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Muhammad Yamin Amur, Kamis (11/6)
Politikus PKB Pulang Pisau ini menjelaskan, transaksi jual beli hasil tangkap ikan nelayan di tengah laut itu sudah terjadi sejak lama, dan hingga saat ini masih dilakukan oleh para nelayan. Selain lebih efektif dan cepat dalam bertransaksi, juga membantu para nelayan tersebut tidak harus mengangkut hasil tangkapan ikannya ke darat.
Melihat kondisi ini kata Yamin, Pemkab Pulpis melalui dinas terkait harus bisa hadir, jangan sampai peluang yang seharusnya bisa mendatangkan PAD malah terbuang sia-sia.
“Tempat Pelelangan Ikan harusnya difungsikan, sehingga para nelayan bisa melakukan transaksi ikan di darat, ” kata Yamin
Dengan fungsinya tempat pelelangan ikan, maka akan berdampak bagi PAD, dan juga meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
Baca Juga:Â Serap Informasi PWI Pulang Pisau Turun Gunung
“Karena selama ini hasil tangkap ikan para nelayan kita dibeli para tengkulak dan dibawa ke luar Pulang Pisau. Semoga kedepan Pemkab Pulang Pisau mencarikan solusinya dengan fungsikan TPA di Kecamatan Kahayan Kuala, ” pungkasnya. [BS-KT]














Discussion about this post