Kalteng Today – Kapuas, – Pemkab Kabupaten Kapuas, Kalteng, segera bangun Jembatan Antang di Kota Kuala Kapuas.
Jembatan tersebut merupakan penghubung antara Jalan Handel Baras dan Jalan Barito yang nantinya diharapkan sebagai pengembangan kota Kuala Kapuas.
Kepala Dinas PUPR-PKP Teras, mengatakan, rencana pembangunan jembatan beton dengan panjang 25 meter dan lebar 7 meter menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah(APBD) Kabupaten Kapuas
“Tahun ini kita bangun jembatan beton antang secara permanen serta peningkatan jalan paling tidak sudah bisa dilintasi kendaraan roda empat,” katanya,(23/8/2021).
Dikatakannya, untuk pembangunan jembatan tersebut pemerintah daerah mengelontorlan anggaran sekitar Rp 1 miliar lebih.
“Memang akses Jalan di dalam Kota dari Jalan Barito sudah terbangun.Sebab pemerintah daerah perlu perluasan dan pengembangan kota kuala Kapuas agar tidak ada kawasan kumuh,”ujarnya.
Pembangunan Ini merupakan salah satu program pemerintah untuk perluasan kota Kuala Kapuas untuk menghindari kawasan kumuh di dalam kota Kuala Kapuas,ungkapnya.
Nantinya jalan dan jembatan tersebut merupakan salah satu program strategis dimana jembatan dan jalan dikerjakan sampai agregat dulu untuk menjaga satbilitas struktur tanah.
“Nanti secara bertahap akan kita aspal mengingat struktur tanah belum stabil maka itu di perlukan pengerasan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, setelah sekian lama warga menunggu akhirmya dibangun jembatan Antang penghubung Jalan Barito dan Jalan Trans Kalimantan Handel Baras.
Warga Setempat Jalan Barito Sarmino menyambut baik bahkan sangat senang dengan dibangunnya jembatan tersebut.
Karena salah satu jalan alternatif menghindari kepadatan lalulintas dimana harus memutar melewati bundaran besar.
Baca juga :Â Jembatan Jaman Orde Baru di Kecamatan Mentaya Hulu Ditinjau TNI
“Saya tidak harus memutar melintasi jalan utama kalo mau pulang dan dekat lagi pulang ke rumah,”kata Sarmino,salah satu warga setempat.
Ia berharap dengan dibangun jembatan tersebut sangat membantu warga bahkan mau ke pasar Kuala Kapuas lebih dekat dan selama ini hanya melintasi titian jembatan yang terbuat dari kayu,bahkan cuaca hujan membayakan keselamatan dan dibangun baru tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat yang melintas setiap saat.
“Kalau mau melintas harus menunggu karena kondisi jembatan yang kecil hanya satu arah,”katanya [Jim]














Discussion about this post