Kalteng Today – Kuala Kurun, – Pengunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang dilaksanakan oleh 114 desa wilayah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) masih menjadi perhatian pemerintah daerah (Pemda). Karena itu, pihak DPRD Kabupaten Gumas mengharapkan Pemerintah Desa (Pemdes), mestinya bisa memberdayakan masyarakat desa, seperti membuka lapangan pekerjaan dengan mengunakan ADD dan DD.
Ketua DPRD Gumas Akerman Sahidar mengharapkan kepada Pemdes agar jangan terpaku dengan infrastruktur saja untuk pembangunan di desa.
Kedepannya harus ada membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi angka pengangguran terutama di pedesaan, ujarnya.
“Dalam pengunaan DD atau ADD itu, bisa saja membentuk suatu badan usaha milik desa contohnya BUMDes, itu dapat meningkatkan perekonomian terlebih memperdayakan masyarakat. Untuk itu, kami mengharapkan jangan terpaku dengan saja infrastruktur, sebab ADD dan DD ini bukan hanya sekali saja diterima Pemdes,” katanya, saat dikonfirmasi, Kamis (15/4).
Menurut politisi PDIP itu menyebut, sebab tidak ada salahnya juga kalau infrastruktur di desa masih kurang bisa ditingkatkan. Akan tetapi, sebagian desa sudah tercapai semua pembangunan jalan dan perkantoran. Untuk itu, lakukan inovasi yang inovatif dalam berkarya termasuk peningkatan SDM masyarakatnya.
“Kemungkinan semua desa, sudah memenuhi pembangunan di segi jalan dan bangunan, namun alangkah baiknya, kalau bisa berdayakan kesejahteraan masyarakat misalnya mengadakan latihan ketrampilan untuk peningkatan SDM,” bebernya.
Baca Juga : DPRD Gumas Kutuk Keras Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar
Legislator dari dapil-II ini menambahkan, di sisi bisnis sektor usaha dan BumDes, namun desa juga harus memilih dari salah satu kegiatan yang dapat memberikan dampak yang positif. Utamanya, bagi masyarakat. Kedepannya akan, menentukan keberhasilan di suatu desa dan sesuai dengan potensinya.
“Maka warga desa bisa memilih kegiatan yang bisa memberikan dampak kemajuan agar masyarakat bisa diberdayakan seperti perkebunan, perikanan dan pertanian, contahnya bisa memberikan pemberdayaan bagi mereka,” pungkas Aker. [Red]














Discussion about this post