Kepercayaan Atlet Harus Dipulihkan
Supriadi menegaskan, yang paling penting saat ini adalah mengembalikan kepercayaan para atlet yang sudah terlanjur terdampak.
Ia menyebut, pembenahan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas harus dilakukan agar atlet kembali yakin bahwa pemerintah hadir mendukung mereka.
“Poin-poin ini harus dibenahi agar kepercayaan atlet bisa pulih. Jangan sampai mereka merasa ditinggalkan,” katanya.
Baca Juga : Atlet Mulai Tinggalkan Daerah, OKP Datangi KONI Kotim Desak Kepastian Porprov
Pemda Diingatkan: Jangan Trauma Berlebihan
Di sisi lain, ia juga menyinggung adanya kecenderungan pemerintah daerah yang dinilai “trauma” dalam pengelolaan dana hibah akibat kasus-kasus sebelumnya.
Namun menurutnya, sikap tersebut tidak boleh berlebihan hingga mengorbankan kepentingan olahraga.
“Jangan karena ada masalah, lalu semua jadi takut. Yang penting perbaiki sistemnya, awasi dengan baik, dan jalankan sesuai aturan,” tegasnya.
Baca Juga : KONI Kalteng Tunggu Penyelesaian Pendaftaran Atlet Hingga 10 April
Dengan kondisi yang ada saat ini, Supriadi berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah bijak memperbaiki tata kelola tanpa menghentikan dukungan terhadap atlet.
Sebab pada akhirnya, yang dipertaruhkan bukan sekadar anggaran, melainkan masa depan prestasi olahraga daerah. [Red]














Discussion about this post