Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Bijak mencermati dan memahami potensi desa sendiri, sepertinya itulah gambaran Pemerintah Desa Kupang Bersih, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, yang lebih memfokuskan program pembangunan desanya, ke bidang pertanian. Seperti yang dikatakan oleh Kepala Desa Kupang Bersih H Alfiansyah saat dibincangi di kantornya, tadi (Senin, 29/9/2025).
“Karena desa kami memang desa pertanian di mana seluruh arealnya adalah lahan pertanian. Sebagian sudah kami rubah menjadi sawah dengan panen dua kali dalam setahun, dan sebagiannya lagi masih areal panen sekali dalam setahun. Itu karena di lahan tadi, program pipanisasi kami belum menjangkau ke arah sana. Ini yang masih kita upayakan, untuk mengoptimalkan hasil padi petani kita,” tutur H Alfiansyah yang didampingi Sekretaris Desa Joni Setiawan.
Baca Juga : DPRD Katingan Dorong Pemerintah Serius Kembangkan Sektor Pertanian dan Perikanan
Bahkan kata H Alfiansyah, dana desa (DD) pun dialokasikan 80% untuk program pemberdayaan pertanian. Dari mulai pembelian bibit, jalan usaha tani hingga pengelolaan BUMDES yang melayani kebutuhan petani.
“Kita bersyukur dengan adanya dana desa (DD) itu. Manfaatnya banyak, seperti untuk membangun jalan usaha tani itu memang kita pikirkan sejak dulu, agar petani dapat memaksimalkan produktivitas lahannya. Karena ada akses jalan yang mendukung itulah, kini kita rasakan perubahannya. Di mana mereka bisa dua kali dalam setahun panen. Ya memang tinggal sebagiannya lagi yang belum karena menunggu pipanisasi itu,” papar sang Kades.
Baca Juga : Kaum Muda Hendaknya Melirik Dunia Pertanian
Ditambahkan oleh Sekdes Joni, program pipanisasi yang mereka gagas itu, malahan menjadi rintisan inovasi awal di Kabupaten Barito Timur. “Dan pipanisasi berbeda dengan sistem irigasi. Karena kita jauh dari waduk atau dam, maka pipanisasi adalah solusi agar air sungai bisa disedot dan mengaliri persawahan penduduk,” ucap Sekdes muda yang juga bergelut dengan fotografi dan IT itu. [Red]














Discussion about this post