Kalteng Today – Kuala Pembuang, – Bupati Seruyan Yulhaidir mengatakan, anggaran yang digelontorkan Pemkab Seruyan untuk pembelian beras bagi warganya yang terdampak Covid-19 kepada pihak Bulog sebanyak 900 ton mencapai Rp 18 miliar.
“Kita bersyukur Pemkab Seruyan bisa dapat membantu masyarakat Seruyan terdampak Covid-19 dengan menyalurkan bantuan beras sebanyak 20 Kg per kepala keluarga. Pemerintah daerah akan terus mengupayakan dalam penanggulangan dampak Covid-19 ini bagi masyarakat,” kata Yulhaidir, Kamis (28/5/2020).
Bupati menyampaikan, bagi warga yang menerima bantuan beras dari Pemkab Seruyan dimana saat diterima kualitas beras rusak atau tak layak dimakan, dirinya meminta agar warga dapat mengembalikan untuk ditukar dengan kualitas yang bagus.
“Kepada masyarakat Seruyan yang sudah menerima bantuan beras 20 Kg per KK, tapi berasnya tidak layak dimakan atau kualitasnya buruk, saya minta agar dikembalikan dengan kepala desa, lurah atau camat setempat untuk segera diganti,” pinta dia.
Baca Juga: Jumlah Penerima Bantuan Pemprov Kalteng Di Seruyan 3.962 KK
Terkait bantuan beras, bupati meminta kepada pihak Dinas Sosial dan BPBD Seruyan agar dapat terus mengawasi pendistribusian beras , terutama saat masih berada di gudang Bulog hingga distrisbusi sebelum penyaluran ke masyarakat.
“Hal ini dimaksudkan agar bantuan beras tetap terjaga kualitasnya dan layak konsumsi. Beras 900 ton itu jumlah yang banyak. Jadi harus diawasi secara bersama,” ungkapnya. [Red]














Discussion about this post