Kalteng Today – Pulang Pisau, – Akibat dari Dari Refocusing Anggaran atau Pemangkasan Anggaran untuk Penanganan Penyebaran Covid- 19 pada APBD Kabupaten Pulang Pisau membuat beberapa pembangunan Infrastruktur terhambat untuk dilanjutkan.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau, H. Ahmad Rifai setelah melakukan monitoring ke sejumlah Kecamatan pada wilayah pemilihan 2 (Dapil 2) yaitu Kecamatan Pandih Batu, bersama beberapa Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau.
Dijelaskannya, bahwa pembangunan infrastruktur yaitu jalan utama Pulang Pisau – Bahaur Kecamatan Pandih tersebut merupakan usulan pembangunan dari Camat Pandih Batu pada Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) awal tahun 2020 yang telah lalu.
“Jalan pembangunan yang ada di Kecamatan Pandih Batu merupakan jalan utama akses di Kecamatan dan jalan tersebut tahun ini pun terkena pemangkasan, sehingga akhirnya tidak bisa selesai. Padahal jalan tersebut pun merupakan jalan untuk ke desa seberang,” ujar Rifa’i, Selasa (06/10/2020).
Kemudian lanjutnya, memang butuh waktu untuk memulihkan perekonomian di Kabupaten Pulang Pisau akibat dari Pandemi yang telah terjadi, apalagi seperti peningkatan infrastruktur jalan dalam memudahkan akses masyarakat di 16 Desa Kecamatan Pandih Batu.
Tambahnya, beberapa program yang telah masuk dalam skala prioritas pembangunan juga masih dalam proses antrian dan beberapa tahapan yang mesti dilalui agar benar-benar tepat sasaran, dan sesuai dengan apa yang masyarakat usulkan baik dalam Musrenbang dan Masa Reses yang telah dilaksanakan.
Dirinya berharap, agar pandemi segera berlalu dan benar-benar mereda tahun depan sehingga pembangunan dapat terlaksana dengan optimal pada Anggaran tahun 2021 untuk wilayah-wilayah yang memang sangat penting pada cakupan pembangunan. [Denny-KT]














Discussion about this post