Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Anggaran proyek jalan provinsi Hayaping-Patung di Barito Timur (Bartim) yang di addendum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng mendapat reaksi dari Anggota DPRD Kalteng, Ampera A.Y Mebas.
Politikus PDI Perjuangan ini menjelaskan, semula Rp37 miliar lebih, kini tersisa Rp5,9 miliar setelah adendum.
Baca Juga : Agustiar Sabran Arahkan Pimpinan Daerah Dukung Anggaran untuk Kegiatan Kepramukaan
“Makanya saya ngomong terus itu. Sudah sekian tahun, itu jalan provinsi bukan kabupaten,” kata Ampera kepada awak media, Kamis (28/8/2025).
Ia menyebut, pengerjaan sudah berjalan, namun menilai penyusutan anggaran membuat kualitas pembangunan jalan provinsi kian diragukan.
Mantan Bupati Bartim ini juga menyinggung seluruh dana pokok pikiran (pokir) miliknya, lebih dari Rp7 miliar, yang sudah dialokasikan khusus untuk perbaikan jalan tersebut.
Baca Juga : Pemprov Kalteng Terima Dukungan Seluruh Fraksi di DPRD Soal Anggaran Perubahan Tahun 2025
“Pokir saya aja Rp7 miliar lebih kok jadi Rp5,9 miliar, ini gimana,” tukasnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, yang menanggapi interupsi Ampera pada saat rapat paripurna beberapa waktu lalu dan memastikan anggaran akan dibahas bersama tim anggaran pemerintah daerah.
“Terkait hal yang ditanyakan saya kira sependapat. Akan didiskusikan dalam rapat pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah dengan DPRD,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post