Kalteng Today – Kapuas, – Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (Disperdagperinkop UMK) Kabupaten Kapuas, Kalteng turun langsung ke lapangan melakukan pemantauan dan memberikan edukasi serta mengingatkan para pelaku usaha kuliner dan jajanan khas ramadhan untuk selalu menggunakan masker dan sarung berbahan plastik.
Kegiatan ini langsung dipimpin Kepala Dinas Perdagprinkop UMK Kabupaten Kapuas Batu Panahan,SH.,didampingi Kepala Bidang Perindustrian Ferdinan Junarko,SE.MA,,dan Kasi Agro Kimia Rahayu Tris Gipiyanto,ST,MM.,memberikan edukasi kepada pelaku usaha untuk selalu mengutamakan protokol kesehatan(Prokes).
Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi Usaha Mikro Kecil Batu Panahan mengatakan dalam rangka menekan penularan covid 19 sehingga pihaknya turun langsung ke lapangan memberikan edukasi dan pemantauan kepada pelaku usaha jajanan khas ramadhan untuk selalu mengutamakan prokes dan penyajian takjil harus bersih dan higienis.
“Kami langsung memberikan edukasi kepada para pelaku usaha untuk selalu mengutamakan prokes dan saat penyajian jajanan khas ramadhan kue basah,buah maupun makanan kering harus menggunakan sarung tangan berbahan plastik non medis,”ucap Kapela Disdagperinkop UKM Batu Panahan,Kamis(29/4/2021).
Batu Panahan menyampaikan,edukasi dan pemantauan serta pembinaan kepada pedagang yang berjualan takjil di sekitar Jalan,Melati,Teratai,Seroja dan Pati Rumbih harus wajib mengutamakan kehigienisan makanan yang disajikan kepada konsumen.Memang dari pantauan di lapangan parapelaku usaha dalam penyajian kue basah maupun kering sudah menggunakan sarung tangan tapi dari plastik kresek.
“Makanya kita memberikan imbauan kepada mereka untuk menggunakan sarung tangan plastik non medis yang kita bagikan kepada para pelaku usaha sehingga mutu dan kualitas jajanan yang dijual sehat dan higienis,”imbuhnya.
Baca Juga : Dewan Minta Kepada Warga Kapuas Agar Tidak Mudik Saat Meningkatnya Covid 19
Mantan Camat Timpah itu menambahkan,kegiatan ini akan dilakukan secara masif bukan di bulan suci ramadhan saja tetapi berkelanjutan ke warung warung makan yang berjualan soto,sate dan rujak dan juga pihaknya akan mendatangi pelaku usaha dindang home industri dan juga kegiatan tersebut dilakukan hingga kecamatan dan desa.
“Untuk sementara kita fokuskan di Kecamatan Selat dulu dimana angka penularan covid 19 paling tinggi, baru merambah ke kecamatan dan desa yang lain,”pungkas Batu Panahan.[Djim KT]














Discussion about this post