Kalteng Today – Palangka Raya, – Jajaran Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), untuk mempelajari program pemetaan daerah bencana di wilayah setempat, mengenai masalah penyaluran bantuan sosial.
Sekretaris Komisi III, Kuwu Senilawati menyebutkan, penanganan bencana daerah tidak lepas dari masalah penyaluran bantuan sosial dari pemerintah. Sehingga data sosial masyarakat menjadi suatu hal yang sangat penting untuk diperhatikan, guna memudahkan penyaluran bantuan tersebut.
“Dipilihnya Banjarbaru untuk mempelajari pemetaan daerah bencana, karena memang antara Kalteng dan Kalsel memang tidak jauh beda, bencana yang sering terjadi adalah banjir, kebakaran hutan dan lahan serta bencana angin puting beliung dan tanah longsor,” kata Kuwu kepada awak media, Senin (12/10).
Politikus Partai Gerindra ini mengungkapkan, berdasarkan hasil pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru melaksanakan verifikasi dan validasi data, setiap tiga bulan sekali berdasarkan data yang dihimpun oleh masing-masing RT yang telah diberi insentif dengan besaran Rp 500 ribu per bulannya.
Lebih lanjut dikatakan dia , untuk di setiap kelurahan, pemerintah setempat menempatkan beberapa orang pencatat yang bersifat netral, untuk mencatat data sosial masyarakat. Data tersebut selanjutnya akan dilakukan validasi dan diverifikasi oleh Dinas Sosial yang bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat.
“Tentu banyak hal yang bisa menjadi masukan dan program-program yang dianggap bagus, yang nantinya juga akan kami sampaikan kepada Pemerintah Provinsi Kalteng,” pungkasnya. [Red]














Discussion about this post