“Sebab selama ini yang menjadi kendala dinas PU bingung mencari alat mau menyewa dimana rata-rata kontraktor semua alat bekerja kan otomatis mahal dan anggaran cukup, mulai dari Vibro, Exca, Grader, Dump Truck satu unit itu nilainya kalau dihitung sekitar Rp.5 miliar dan itu penanganan di daerah hulu,” terang dia.
Kalau untuk debat, ujarnya cukup seru dan memperdalam ilmu dan masyarakat bisa menilai, dan ini memang pesta demokrasi dan memang harus bersenang-senang. Tentunya, memberikan kebebasan menggunakan hak pilih dalam memilih pemimpin daerah.
Baca Juga : Pj Bupati Gumas Sebut Debat Publik Paslon Cukup Baik
Terpisah, Ketua KPU Gumas Elfrinst G. Tumon mengharapkan, debat paslon ini merupakan rangkaian acara kampanye, dalam pelaksanaan debat, sehingga diajaknya seluruh tim kampanye dan paslon dan seluruh elemen masyarakat yang terlibat didalamnya agar melaksanakan dengan cara-cara yang baik, dengan mengedepankan asas saling menghargai sesama peserta Pilkada.
“Artinya mengutamakan kepentingan rakyat secara lebih luas, menghindari black campaign, politisasi sara, penggunaan berita hoax dan hal negatif lainnya, pelaksanaan debat ini dilakukan sebagai bagian dari edukasi politik yang baik dan benar kepada masyarakat,” tentang dia. [Red]














Discussion about this post