Kaltengtoday.com, Palangka Raya – DPRD Kota Palangka Raya menyambut positif penataan kawasan Pasar Ramadan Datah Manuah yang kini tampil lebih modern dan tertata. Pembenahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik masyarakat untuk berbelanja sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, menilai wajah baru Pasar Ramadan menjadi langkah strategis pemerintah dalam menghadirkan pusat kuliner dan perdagangan yang lebih nyaman selama bulan suci Ramadan.
“Penataan yang lebih baik tentu akan memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Dampaknya diharapkan dapat meningkatkan jumlah pembeli dan berdampak langsung terhadap pendapatan para pelaku UMKM,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga: SMPN 1 Palangka Raya Butuh Tanbahan Gedung Baru
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan keberadaan Pasar Ramadan bukan sekadar menjadi tempat berburu menu berbuka puasa, tetapi juga menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk mereka. Oleh karena itu, kualitas fasilitas, kebersihan, dan keamanan kawasan pasar harus terus dijaga agar pengunjung merasa nyaman.
Menurutnya, upaya pemerintah mempercantik kawasan Pasar Ramadan perlu diimbangi dengan pengelolaan yang baik, mulai dari penataan lapak, pengaturan arus pengunjung, hingga penyediaan fasilitas pendukung seperti area parkir, tempat sampah, dan sarana umum lainnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berbelanja di Pasar Ramadan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM lokal yang menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah.
Baca Juga: Pemotongan TKD Rp253 Miliar Jadi Tantangan Besar Pembangunan Palangka Raya
“Semakin banyak masyarakat berbelanja di Pasar Ramadan, semakin besar pula perputaran ekonomi yang dirasakan pelaku UMKM. Ini menjadi momentum yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Noorkhalis berharap inovasi penataan Pasar Ramadan dapat dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Palangka Raya sekaligus memperkuat eksistensi UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
[Red]














Discussion about this post