Daerah dengan Persentase Kemiskinan Tertinggi
Mengacu pada data BPS yang dianalisis kembali, Gumarang menyebut beberapa daerah dengan rasio kemiskinan tertinggi, yakni:
– Kotawaringin Timur (Kotim): 5,83 persen
– Barito Timur: 6,10 persen
– Murung Raya: 6,19 persen
– Seruyan: 6,72 persen
Namun, ia menyoroti adanya dugaan kekeliruan dalam data Kabupaten Seruyan.
“Setelah kami lakukan pengecekan, angka Seruyan seharusnya berada di sekitar 8,35 persen. Ini menunjukkan adanya kemungkinan kesalahan dalam perhitungan persentase,” tegasnya.
Potensi Bias Data
Lebih lanjut, Gumarang juga mengingatkan bahwa data kemiskinan tidak sepenuhnya steril dari kepentingan administratif.
Ia menilai, terdapat kemungkinan bias dalam penyajian data di tingkat daerah, terutama karena berkaitan dengan alokasi anggaran dari pemerintah pusat.
“Data kemiskinan bisa saja dipengaruhi oleh kepentingan tertentu, misalnya untuk mendapatkan alokasi dana seperti DAK. Ini yang harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.
Baca Juga : BPS Kalteng Catat Lonjakan Penumpang Udara 43,24 Persen pada Maret 2026
Lebih dari Sekadar Angka
Menurut Gumarang, polemik ini menunjukkan bahwa persoalan kemiskinan tidak bisa hanya dilihat dari angka statistik semata.
Validitas data, metode perhitungan, serta transparansi menjadi kunci agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.
“Kalau parameter yang digunakan tidak tepat, maka kebijakan yang dihasilkan juga berpotensi meleset. Kemiskinan bukan hanya soal angka, tapi soal bagaimana negara membaca realitas masyarakat,” pungkasnya. [Red]














Discussion about this post