Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Memanfaatkan momen di 10 hari terakhir bulan Dzulhijjah, serta dalam rangka menyambut Idul Adha, beberapa pelajar yatim ataupun yatim piatu, khususnya dari kalangan kurang mampu, kembali mendapat bantuan dari Lembaga Amil Zakat dan Infaq Nadhlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Barito Timur.
Baca Juga : Sejumlah Anak Yatim Piatu dan Dhuafa Kembali Mendapatkan Santunan dari Pengurus LAZISNU Bartim
Acara tersebut merupakan aksi nyata Lazisnu Bartim kesekian kalinya, yang dibiayai dari swadaya para anggota organisasi. Meski masih belum mendapat gayung bersambut dari lembaga yang lebih besar lainnya, namun Lazisnu Bartim tetap konsisten melaksanakan agenda pemberian cindera kasih ini.
Dikatakan oleh Ketua Lazisnu Barim Drs Hudaya Husinsyah melalui telpon tadi (Rabu, 4/6/2025), bantuan yang diberikan pada para siswa dari berbagai sekolah, khususnya madrasah di Bartim itu, ada 41 paket.
“Sementara jumlahnya masih kita sesuaikan dengan kemampuan kas kita dulu. Semoga makin banyak di luar anggota Lazisnu yang bersedia menyisihkan sedikit rejeki untuk bersodaqoh dan infaq melalui kami. Memang sudah ada beberapa, mudah-mudahan ini bertambah lagi,” ujar pria yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris KPU Bartim serta Kepala Inspektorat Bartim tersebut.
Hudaya menambahkan, dalam pengelolaan uang masuk dan keluar pun, Lazisnu selalu berusaha transparan dengan men-share pemasukan maupun pengeluaran secara berkala. Sehingga dengan demikian, para anggota maupun pihak luar yang menyedekahkan uang ke situ, tahu siapa saja yang masuk, berapa jumlahnya, serta penggunaannya.
Baca Juga : Lazisnu Bartim Terus Kumpulkan dan Salurkan Bantuan
Berdasarkan catatan kegiatan yang lalu, beberapa siswa dari sekolah-sekolah yang ada di Tamiang Layang dan sekitarnya, yang terkategori yatim ataupun yatim piatu, apalagi tidak mampu, menjadi prioritas penyaluran bantuan. Ke depan, seiring perkembangan jumlah kas yang masuk, penyaluran bantuan pun akan diperluas lagi cakupannya.
Tentunya, apa yang dilakukan, juga diharapkan bisa menggugah kesadaran para warga Nadhliyyin yang ada di Bartim, untuk memanfaatkan Lazisnu sebagai media penyaluran sodaqoh dan infaq mereka. Sekaligus ladang pencarian pahala sebagai bekal di ‘sana’ kelak. [Red]














Discussion about this post