kaltengtoday.com, Palangka Raya – Persoalan yang ditimbulkan akibat Pandemi Covid-19 di Indonesia dan khusus di Kalimantan Tengah (Kalteng) berdampak pada banyak sektor, baik pembangunan infrastruktur, ekonomi, sosial, dan lainnya.
Dari segi pemerintah, juga diakui mendapat banyak kendala, seperti anggaran yang terbatas dan banyaknya tuntutan yang membutuhkan untuk segera dirampungkan.
Memperhatikan hal ini Anggota DPRD Kalteng, Ina Prayawati meminta agar masyarakat dapat memahami terkait semua usulan atau aspirasi yang belum dapat direalisasikan secara keseluruhan.
“Kita berharap agar masyarakat dapat mengerti kondisi keuangan daerah saat ini. Karena APBD atau anggaran daerah kita terbatas, sehingga beberapa usulan atau aspirasi masyarakat tak bisa direalisasikan dalam waktu dekat ini,” katanya kepada awak media, Senin (15/11).
Srikandi PDI Perjuangan Kalteng ini menjelaskan pihaknya juga sebelumnya telah melakukan rapat dengan 11 mitra kerja komisi II DPRD Provinsi Kalteng.
Baca Juga : Â Koalisi Penyandang Disabilitas Serahkan Hasil Penyusun dan Advokasi Raperda ke DPRD Kalteng
“Dimana hal yang sama juga terjadi saat ini anggaran yang dimiliki oleh daerah terbatas, sehingga juga berpengaruh pada setiap program atau kegiatan pada tahun 2022 mendatang,” terangnya.
Lebih lanjut, ia juga menambahkan karena kondisi pandemi saat ini, sehingga tak semua aspirasi masyarakat dapat direalisasikan.
Baca Juga : Â Waket I DPRD Kalteng Sambut Baik Terpilih Kembalinya Agustiar Sabran Sebagai Ketua DAD Kalteng
“Namun kita tentunya juga akan tetap memprioritaskan kepentingan masyarakat,” tutup legislator dari Dapil Kalteng IV (Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, Murung Raya) tersebut. [Red]














Discussion about this post