Kaltengtoday. com, Tamiang Layang – Olahraga bola sodok alias biliar, kini mulai ramai peminatnya di Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur. Dan itu artinya, sejak dikukuhkannya pengurusan persatuan olahraga biliar seluruh Indonesia (POBSI) di bawah komando Hendroyono, olahraga ini mulai memasyarakat.
Selain disediakan sarana lengkap di belakang rumah sang ketua, yang juga berfungsi sebagai kafe, mulai bermunculan juga tempat biliar lain yang juga diserbu masyarakat penggemar biliar.
Baca Juga :Â Adi Garoe Nineball Cup, Wujud Peduli Wabup Adi Pada Olahraga Biliar di Bartim
“Kalau dari segi mainnya, tidak mahal kok. Bawa uang Rp50 ribu juga sudah bisa main. Enjoy, ” celetuk Yovan, salah seorang warga Tamiang Layang yang belakangan ini rajin ‘absen’ ke tempat biliar. Bahkan istrinya pun mengaku memaklumi hobi baru suaminya ini.
POBSI Bartim sendiri baru-baru ini juga menggelar kompetisi yang memperebutkan trophy dari Wakil Bupati Bartim Adi Mula Nakalelu. Tentunya, ajang serupa tidak akan berhenti sampai di sini, seperti yang pernah dikatakan Hendroyono kepada Kaltengtoday. com, beberapa waktu yang lalu.
Sebenarnya, dulu pun olahraga ini pernah punya tempat yang disediakan oleh Pemkab Bartim, namun mengingat lokasinya yang dinilai kurang dari segi keamanan, akhirnya dipindah. Dan pemindahan ini tepat juga, karena nyatanya, semakin banyak saja orang yang memainkan bola sodok pada akhirnya. [Red]














Discussion about this post