kaltengtoday.com – Pulang Pisau. Hingga Minggu 29 Maret 2020,jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Pulang Pisau bertambah menjadi 15 orang, Tim Gugus Tugas Covid-19 Pulang Pisau secara intensif melaksanakan sosialisasi dan pencegahan. Demikian update data disampaikan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau, Minggu 20 Maret 2020.
“Hingga Minggu 29 Maret 2020, jumlah ODP terbanyak dari Kecamatan Kahayan Hilir dan Maliku, ” Demikian disampaikan Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Pulang Pisau, H Saripudin.
Pria yang juga menjabat Pj Sekda ini menjelaskan, berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pulpis yakni terdapat di dua Kecamatan yang ODP mengalami kenaikan yakni di Kecamatan Kahayan Hilir sebanyak 5 ODP, Kecamatan Maliku sebanyak 5 ODP, bahkan 18 Orang Tanpa Gejala (OTG).
Sedangkan jumlah ODP di Kecamatan Pandih Batu sebanyak 2 orang, di Kecamatan Banama Tingang sebanyak 1 orang dan di Kecamatan Kahayan Tengah sebanyak 1 orang. Sementara di Kecamatan Kahayan Kuala dan Kecamatan Jabiren Raya masih nihil kasus.
“Untuk 15 warga yang ODP ini kita lakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” ucap H. Saripudin yang juga menjabat Kepala BKPP Pulpis ini.
Dia mengatakan, untuk mencegah penularan virus corona (covid-19) kita terus melakukan penyemprotan disinfektan pada sarana dan prasarana umum, seperti rumah ibadah, fasilitas umum, sekolah, pertokoan, dan bahkan pasar di Desa Maliku dan Desa Gandang di Kecamatan Maliku.
Selain itu lanjutnya, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan disejumlah fasilitas umum wilayah perkotaan seperti di taman sumbu kurung (taman laut), ferry penyeberangan, pasar harian, pelabuhan pasar, kapal dagang, dan semua ATM di Pulang Pisau.
Penyemprotan disinfektan itu juga dilakukan Koramil 1011-18/ Bwn Kecamatan Banama Tingang yang turun ke jalan melakukan penyemprotan disinfektan di Kantor Desa, Gereja GKE Hosana, Gereja Khatolik, Balai Basarah, Kantor Polindes, Masjid serta pasar.
“Kita juga melaksanakan disinfeksi Anak Buah Kapal (ABK) dan Kapal bersama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP),” imbuhnya.
Selain melaksanakan penyemprotan, pihaknya juga melaksanakan sosialisasi dan memasang baliho di Jalan Lintas Pangkoh Bahaur, dan melakukan jarak letak kursi pada ruang tunggu PKM Maliku, dan penyemprotan di Desa Mulya Sari. [BS-KT]














Discussion about this post