Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Noor Fazariah Kamayanti, menegaskan pentingnya pembangunan kedaulatan pangan sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah dinamika pasokan global yang semakin tidak menentu.
Politisi Partai Golkar tersebut menilai ketergantungan Kalimantan Tengah terhadap pasokan bahan pangan dari luar daerah masih cukup tinggi. Sejumlah komoditas strategis seperti telur, daging sapi, dan daging ayam masih banyak dipenuhi dari luar wilayah.
“Kita harus mendorong diversifikasi pangan berbasis komoditas lokal secara sistemik, dari hulu hingga hilir. Ini penting agar ketahanan pangan kita tidak rapuh ketika pasokan dari luar terganggu,” ujarnya, Rabu (25/2).
Menurut Noor Fazariah, kondisi tersebut menunjukkan bahwa kapasitas produksi lokal belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Jika tidak segera dibenahi, ketergantungan terhadap pasokan eksternal berpotensi memicu gejolak harga ketika distribusi mengalami hambatan.
Baca Juga : Atasi Masalah PETI, DPRD Gunung Mas Ingatkan Pentingnya Perhatian Pemda Terhadap Masyarakat Lokal
Ia menekankan bahwa peningkatan produksi pangan tidak cukup hanya mengandalkan penerapan teknologi pertanian. Diperlukan kebijakan yang terintegrasi, mulai dari kemudahan akses permodalan bagi petani, penguatan kelembagaan pertanian, hingga strategi pemasaran yang mampu menjamin penyerapan hasil produksi secara optimal.
“Pemerintah juga memiliki kewajiban untuk melindungi lahan pertanian dari alih fungsi. Regulasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) harus diperkuat, dan petani perlu diberikan insentif agar tetap produktif,” katanya.
Fazariah menegaskan, tanpa langkah konkret dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian dan meningkatkan kapasitas produksi daerah, cita-cita mewujudkan kedaulatan pangan akan sulit tercapai.
Karena itu, ia mendorong adanya intervensi kebijakan yang lebih tegas, termasuk penguatan pengawasan terhadap pelaksanaan program pertanian oleh perangkat daerah terkait agar berjalan sesuai sasaran.
Sebagai bagian dari Fraksi Golkar DPRD Kalimantan Tengah, ia memastikan komitmennya untuk terus mengawal berbagai kebijakan yang berpihak kepada sektor pertanian dan petani lokal.
“Kami akan terus memperjuangkan langkah-langkah strategis demi terwujudnya ekonomi daerah yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan,” tukasnya. [Red]














Discussion about this post