Kalteng Today – Palangka Raya, – Walikota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan pelaksanaan “New Normal” di wilayah itu akan dilaksanakan apabila adanya surat Peraturan Walikota (Perwali) sebagai dasar dari pelaksanaan.
“Jadi, bukan berarti New Normal ini akan dilaksanakan dan untuk pelaksanaannya pun akan diberitahukan lebih lanjut. Sebab sistem ini akan ditetapkan dengan memperhitungkan situasi dengan perhitungan indikator, selama grafik sebaran kasus masih ada di kota ini, maka akan belum bisa berlangsung,” katanya kepada awak media, Sabtu (30/5) malam.
“Nanti sedang dipersiapkan dan sedang dikaji, baik kajian epidemiologi dan kajian akademis dari dinas teknis, untuk pelaksanaan New Normal dan sampai saat ini masih ada sebaran kasus,” tambahnya.
Dibeberkannya, saat ini telah dikeluarkan Perwalikota, yang menindaklanjuti hasil dari evaluasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) beberapa waktu lalu dan dilanjutkan dengan penerapan Pembatasan Sosial Kota Humanis (PSKH), dengan beberapa pointnya ialah mengatur keadaan masyarakat di wilayah itu, termasuk aturan yang harus dipatuhi ketika masuk dari luar daerah.
“Adapun surat edaran yang kami keluarkan dalam bentuk Perwalikota ini secara umum yakni masih belum diperbolehkan berkerumun di suatu tempat, contohnya tempat pariwisata, tempat-tempat olahraga yang menimbulkan banyak orang,” ungkapnya.
Baca Juga: “New Normal” Fraksi PKB DPRD Kotim, Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Pesantren
Kemudian, restoran makan maupun dan lainnya itu boleh buka, tapi sifatnya take away atau tidak boleh berkerumun dan menimbulkan banyak orang, jadi tidak diperbolehkan makan ditempat dan mengakibatkan kegaduhan serta bisa saja membuat transmisi lokal baru, sehingga hal tersebut menurut pihaknya perlu diantisipasi.
“Untuk fasilitas publik, yang sifatnya membuat kerumunan banyak orang tentu masih tidak boleh,” tukasnya.
Menurutnya, sampai saat ini pihaknya masih mengoptimalkan pada pencegahan dan penanganan virus corona, agar bisa semakin minim dan hilang dari Kota Palangka Raya. [Red]














Discussion about this post