Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Menjelang momentum arus mudik Lebaran 2026, Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Syauqie, mulai turun ke daerah untuk memonitor kesiapan angkutan Lebaran.
Pemantauan ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus mudik, meminimalisir angka kecelakaan, serta menjamin kenyamanan layanan di sektor transportasi darat, laut, dan udara.
Baca Juga : Tren Baju Lebaran 2026: Mengenal Gamis ‘Bini Orang’ yang Viral dan Elegan
Syauqie menekankan akan pentingnya evaluasi dari pelaksanaan mudik tahun sebelumnya. Berdasarkan data evaluasi angkutan Lebaran nasional tahun 2025, angka kecelakaan untuk kendaraan roda empat berhasil diturunkan secara drastis. Namun, di sisi lain, terjadi lonjakan tingkat kecelakaan yang cukup signifikan pada pemudik roda dua.
“Kami mengimbau buat saudara-saudara dan keluarga yang mudik menggunakan kendaraan roda dua, lebih baik jalan di siang hari. Jangan di malam hari,” ujar Syauqie kepada wartawan usai kegiatan buka bersama di Dinas Perhubungan Kalteng, Rabu (4/3/26).
Selain faktor keselamatan pengendara, kesiapan infrastruktur juga menjadi sorotan utama. Syauqie menyatakan telah berkoordinasi secara intensif dengan mitra kerja strategis, termasuk Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Angkasa Pura, hingga Indonesian National Shipowners’ Association (INSA).
Salah satu penekanan utama di sektor darat adalah memastikan seluruh perbaikan jalan yang berlubang dapat diselesaikan maksimal pada H-7 Lebaran.
Baca Juga :Â Sutrisno Apresiasi Langkah Cepat Pemkab Mura Tanggapi Aspirasi Warga Soal Pelebaran Jalan
Sementara itu, untuk transportasi laut yang menjadi salah satu andalan di Kalteng, pengawasan ekstra akan dilakukan untuk mencegah terjadinya kelebihan kapasitas (over capacity) penumpang yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran.
“Melalui KSOP kita sedang mengimbau, mengawasi, dan melakukan monitoring jangan sampai over capacity. Kalau misalnya terjadi lonjakan mendadak, kita akan meminta kepada pemerintah pusat untuk adanya penambahan kapal,” tukasnya. [Red]














Discussion about this post