Kalteng Today – Palangka Raya, – Akan masuknya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat sorotan dari para kaum milenial.
Dalam sebuah webinar dengan mengutamakan mimbar bebas bagi para pemuda yang dilaksanakan oleh Forum Pemuda Kalteng (Forpeka), dengan salah satu narasumber Novia Adventy Juran yang juga Koordinator, mengatakan pemimpin ideal adalah pemimpin yang lahir dari rahim rakyat.
“Ia berinteraksi dan berintegrasi dengan masyarakat dalam berbagai persoalannya, pemimpin ideal juga merasakan apa yang dirasakan oleh rakyatnya namun untuk menjadi pemimpin tidak hanya sekedar dilahirkan, ia ditempa dengan proses panjang dan disiplin baja. Lebih daripada itu pemimpin harus mempunyai visi dalam membangun bukan hanya membangun infrastruktur tetapi juga sumber daya manusia,” katanya, Kamis (28/5) sore.
Tema dari kegiatan webinar tersebut yakni “Pemimpin Ideal Kalteng Versi Milenial” dan turut diikuti oleh Ketua KNPI Kalteng Rahmad Handoko, Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Kalteng Axcel Narang, serta para pemuda dari berbagai perwakilan organisasi dan kampus yang ada di Provinsi Kalteng.
Mantan Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Palangka Raya tersebut menegaskan, kedepan pemimpin Kalteng diharapkan memiliki komitmen terhadap penyelenggaraan birokrasi yang birokrasi dan akuntabilitas.
Untuk itu, perlu disusun suatu kerangka sistem untuk membuka kepekaan masyarakat sebagai bentuk public check and ballances, dengan tujuan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan dan sekaligus sebagai solusi dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Provinsi Kalteng, Rahmad Handoko mengatakan, pemimpin yang ideal ialah mereka yang mampu meletakan pondasi pembangunan kepada generasi selanjutnya karena generasi muda di era sekarang akan bertanggung jawab kepada generasi selanjutnya.
“Buat saya pemimpin ideal itu normatif karena ideal tentu berbeda bagi tiap-tiap orang karena memiliki sudut pandang yang berbeda, jadi ideal itu relatif, sama seperti peribahasa on the right man, on the right place menempatkan seseorang pada tempatnya, jelas Rahmad.
“Tapi jika ditanya dalam pandangan saya bagaimana pemimpin yang ideal bagi saya ialah seseorang yang mampu meletakkan pondasi pembangunan kepada generasi setelahnya” tegasnya.
Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Korwil Kalimantan, Axcel Narang mengungkapkan, pemimpin harus mampu menjadi teladan dan membawa pengaruh yang positif bagi masyarakat yang dipimpin, pengaruh positif tersebut akan menghasilkan karakter yang baik,ujarnya.
“Karena seyogyanya tugas dan kewajiban seorang pemimpin adalah menghadirkan kedamaian dan kemajuan serta merangkul masyarakat yang dipimpinnya,”pungkasnya.
Baca Juga: Teras Narang Dorong Masyarakat Kalteng Ikut Perbaiki UU Pilkada
Lebih dari itu Axcel sapaan akrab Ketua Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya tersebut menyampaikan bahwa pemimpin yang baik harus memiliki program dan gagasan yang baik serta dapat direalisasikan untuk kepentingan masyarakat, serta memiliki komitmen dan tanggung jawab dalam proses kepemimpinannya.
“Pemimpin yang baik harus memiliki terget diatas rata-rata, jikalau tidak memiliki standar yang tinggi maka pemimpin tersebut tidak akan tahu bahwa kepemimpinannya menghasilkan sesuatu yang berdampak, inilah salah satu hal mengapa pemimpin harus memiliki gagasan yang baru dan diluar kebiasaan atau out of the box” ujar Axcel Narang. [Red]














Discussion about this post