Kalteng Today – Palangka Raya, – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan, pelaksanaan Pilkada di 270 wilayah Indonesia yang dilakukan saat pandemi adalah untuk mencari pemimpin yang kuat menangani Covid-19.
Penegasan itu dikatakan Mendagri saat Rakor Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Minggu (19/7)
“Pilakada yang saat ini ditengah pandemi ini adalah yang pertama dalam sejarah dan belum pernah dilakukan oleh pemerintah manapun sebelumnya,”ujarnya
Dikatakannya, pandemi ini nantinya menjadi sejarah masa mendatang dan anak cucu akan mencatat itu sebagai sejarah.
“Karena Pemilu dinegara lain tetap on schedule dan kenapa kita tidak tetap laksanakan 270 daerah,”tanya mantan Kapolri itu.
Hal itu kata dia karena masalah covid-19 ini adalah krisis kesehatan tapi bukan krisis kesehatan dan murni memberikan multi player efek bagi kesehatan. Jadi seperti fenomena kartu domino,jelasnya
Efek domino ini kata Tito otomatis menjadi badai Krisis kemanusiaan seperti meninggal dunia, juga efek krisis ekonomi dan keuangan.
Menurut dia ada dua hal yang terjadi ketakutan di masyarakat dari dampak dari covid-19 yakni Berlaku working from home (WFH) ditambah lagi dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Restoran, hotel tempat hiburan pabrik juga tutup, jelasnya.
Sementara itu Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengatakan yang menghawatirkan saat pilkada yakni karena dibeberapa kabupaten menjadi kurang dilakukan.
“Hal ini karena terjadi karena akses internet yang masih terbatas di masyarakat,”katanya.
Ketua KPU Kalteng Harmain ibrahim menjalaskan, saat ini semua dana pelaksanaan pilkada Kalteng yang dibutukan KPU sebanyak Rp. 349 miliar sudah siap digunakan.
Baca Juga:Â Camat Harapkan Masyarakat Bisa Sukseskan Pilkada 2020
Selain itu para petugas penyelenggara pilkada semua sudah sesuai protokol kesehatan.
“Petugas sudah melakukan rapid tes dan sudah bebas covid. Mereka juga menggunakan APD standar seperti masker dan juga sarung tangan,”ujarnya. [Red]














Discussion about this post