Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka (FEB UPR) mengikuti Program Magang Mandiri, khususnya kelompok yang ditugaskan di Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya.
Baca Juga :Â GMKI FISIP UPR Gelar Muskom, Gresiana Herauwani Terpilih Jadi Ketua
Dalam program magang yang bertempat di Dinsos Kota Palangka Raya tersebut diikuti oleh Simon Flora yang juga merupakan Ketua Kelompok, lalu Resti, Dina Lorensa, Riska Sonya Simamora dan Elsa Margareta Julianti sebagai anggota.
“Program magang ini menjadi wadah bagi kami mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi instansi pemerintah,” katanya Ketua Magang, Simon Flora kepada Kalteng Today, Senin (18/5/2026).
Ia menyebutkan, melalui program tersebut mahasiswa dapat turut serta mendukung pelayanan sosial di Dinsos Kota Palangka Raya melalui berbagai kegiatan administrasi dan pelayanan masyarakat.
Selama kurang lebih empat bulan atau dimulai sejak 26 Januari – 26 Mei 2026 pihaknya menjalani program magang, mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas pelayanan sosial.
“Kami diberi kesempatan ikut serta seperti mulai dari membantu administrasi perkantoran, pengelolaan data pegawai, pelayanan masyarakat, hingga mendukung kegiatan penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS),” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan pihaknya menerima manfaat peningkatan kompetensi dan tidak hanya memahami teori manajemen di bangku kuliah, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung di lingkungan kerja pemerintahan.
Baca Juga :Â GMKI FISIP UPR Gelar Muskom, Gresiana Herauwani Terpilih Jadi Ketua
Dalam pelaksanaannya, ia menambahkan bahwa pihaknya ikut serta membantu proses administrasi kepegawaian, seperti pemutahiran data kepegawaian, pengelolaan surat menyurat, rapat koordinasi, penyusunan laporan kegiatan, hingga penginputan data layanan sosial.
“Selain di kantor, kami juga memperoleh pengalaman lapangan saat terlibat dalam kegiatan pelayanan sosial di Rumah Singgah yang berada di Jalan Poncowati dan Jalan Badak Kota Palangka Raya,” bebernya.
Lebih lanjut, pihaknya juga terlibat dalam pengawasan minum obat kepada penyandang disabilitas mental, pemberian pelajaran membaca dan menulis atau calistung kepada keluarga terlantar, pemberian latihan fisik seperti senam ringan kepada seluruh PPKS.
Tidak hanya itu, pihaknya juga membantu penanganan bencana dalam hal verifikasi lapangan korban terdampak bencana kebakaran, Persiapan Dapur Umum bersama Taruna Siaga Bencana (Menyiapkan makanan dan minuman untuk korban yang terdampak) penyerahan bantuan logistik (Bantuan Kebutuhan Pokok), bersama pegawai Dinsos.
“Pengalaman tersebut memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya pelayanan publik yang cepat, tepat, dan humanis kepada masyarakat,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, Simon turut menerangkan bahwa pihaknya juga belajar mengenai koordinasi kerja antar bidang, disiplin administrasi pemerintahan, serta proses pelayanan sosial yang dijalankan pemerintah daerah.
Lebih lanjut, Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Miliyana Sarlini, SP menambahkan bahwa Program Magang Mandiri ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah.
Baca Juga :Â Dislutkan Kalteng dan UPR Teken PKS Pengembangan Sektor Kelautan dan Perikanan
“Kolaborasi ini penting untuk semua pihak, khususnya dalam menciptakan Sumber Daya Manusia yang siap kerja dan memiliki pengalaman praktik di lapangan,” jelasnya.
Sedangkan, Dosen Pembimbing Kembara Sopather, MBA turut mengungkapkan bahwa melalui program magang seperti ini juga mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja.
“Selain pengalaman, kami yakin bahwa para mahasiswa kami juga dapat memahami bagaimana instansi pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui inovasi, kolaborasi, dan pelayanan yang adaptif terhadap kebutuhan publik,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post