kaltengtoday.com, – Palangka Raya – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha meminta masyarakat agar dapat waspada terhadap peredaran minyak goreng palsu.
Pasalnya, seperti yang terjadi di Provinsi Jawa Tengah, akhir-akhir ini ditemukan adanya kasus peredaran minyak goreng palsu.
“Jangan sampai kasus serupa terjadi di Palangka Raya. Kita harap tidak ada yang melakukan tindakan tidak terpuji itu,” katanya, Senin (21/2/2022).
Dijelaskannya, masyarakat harus dapat lebih teliti membedakan mana minyak goreng asli dan mana minyak goreng palsu atau yang sudah dioplos.
Biasanya, minyak goreng asli akan memiliki warna kuning keemasan. Sedangkan yang palsu biasanya akan berwarna lebih gelap atau lebih jernih.
Untuk itu, masyarakat diminta jangan hanya tergiur dengan harga minyak goreng yang murah. Namun harus dapat lebih waspada ketika memilih minyak goreng.
“Tidak menutup kemungkinan, kenaikan harga minyak goreng saat ini dimanfaatkan oknum tak bertanggungjawab, dengan mengedar minyak goreng palsu dengan harga murah,” ucapnya.
Baca Juga : DPRD Kota Palangka Raya Terima Kunker DPRD Tanah Laut
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini berharap, peredaran minyak goreng palsu tidak terjadi di Kota Palangka Raya. Sehingga tidak ada masyarakat yang menjadi korban minyak goreng oplosan atau palsu.
Baca Juga : DPRD Kota Palangka Raya Siap Bahas 16 Raperda
“Kita berharap, peredaran minyak goreng palsu ini jangan sampai terjadi di Kota Palangka Raya,” pungkasnya.[Red]














Discussion about this post