Kaltengb Today – Sampit,– Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dinilai masih kurang memberikan perhatian kepada sekolah-sekolah swasta di daerah setempat. Akibat minimnya perhatian dari pemerintah bahkan sampai membuat sekolah swasta terpaksa harus tutup.
Hal itu diungkapkan, Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Sanidin, ia menilai selama ini perhatian pemerintah kepada sekolah swasta masih kurang, padahal keberadaan sekolah swasta di semua jenjang pendidikan turut andil membantu pemerintah dalam dunia pendidikan di Kotawaringin Timur.
“Saya prihatin melihat kondisi sekolah-sekolah swasta, bahkan ada yang sampai tutup. Padahal sekolah swasta juga turut membantu anak usia sekolah di Kotim untuk tetap bersekolah,” kata Sanidin, Kamis (10/6/2021) di Sampit.
Menurutnya, selama ini sekolah swasta harus berupaya keras agar bisa bertahan dengan segala keterbatasan yang ada, baik itu berkaitan dengan sarana dan prasarana dari sekolah swasta yang digunakan peserta didik.
Karena itu ia, meminta pemerintah membantu sekolah-sekolah swasta agar bisa bertahan, bahkan meningkatkan kualitasnya. Tujuannya juga untuk meningkatkan kualitas peserta didik yang notabene juga sama-sama generasi penerus daerah dan bangsa ini.
“Upaya yang bisa dilakukan untuk membantu sekolah swasta misalnya dengan memperbantukan guru berstatus pegawai negeri sipil atau PNS maupun tenaga kontrak untuk mengajar di sekolah swasta. Tentunya, gaji guru tersebut tetap ditanggung pemerintah,” ungkap Sanidin.
Baca Juga :Â Waket DPRD Kotim: Tiga Hal Kebutuhan Mendesak Masyarakat Harus Bisa Terpenuhi
Ia berkeyakinan, upaya ini akan sangat membantu. Selain meringankan beban sekolah swasta dalam membiayai dan memenuhi kekurangan guru, bantuan itu juga diharapkan berdampak pada pemerataan kualitas pendidikan.
Disisi lain juga pemerintah bisa membantu peralatan belajar dan mengajar yang dibutuhkan sekolah swasta. Bantuan tersebut akan sangat bermanfaat di tengah keterbatasan anggaran yang dimiliki sekolah swasta.[Red]














Discussion about this post