Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Parisada Hindu Dharma Indonesia Kalimantan Tengah (PHDI Kalteng) melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dan dibuka secara langsung Gubernur Kalteng melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Maskur.
Kegiatan tersebut dihadiri seluruh pengurus PHDI kabupaten/kota dari seluruh Kalteng, serta dilaksanakan bertempat di Hotel Putra kahayan, tepat nya di bilangan jalan Tilung I Kota Palangka Raya, Sabtu (23/11/2024).
Maskur menyampaikan Rakor ini merupakan momentum yang strategis dalam rangka bersama-sama membangun Bumi Tambun Bungai dalam merumuskan program kerja yang lebih inovatif dan dapat menjawab tantangan jaman.
Baca Juga : Â PHDI Gelar Rapat Pimpinan se-Kalteng
“Seperti yang ketahui, pesatnya arus globalisasi memang membawa kemudahan bagi kita, tapi di sisi lain juga menimbulkan tantangan berat, seperti lunturnya nilai moral yang dikarenakan mudahnya masuk ideologi dan budaya asing dan daya saing yang semakin kompetitif,” ungkapnya.
Pihaknya berharap, melalui Rakor yang dilaksanakan PHDI Kalteng tersebut akan dapat semakin memperkuat peran PHDI Kalteng di tengah lingkungan bermasyarakat, utamanya dalam membantu pemerintah untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.
“Selain itu, hal yang penting lainnya adalah peran menjaga persatuan dan kesatuan di tengah lingkungan masyarakat, hingga menguatkan koordinasi dan koordinasi dengan pemerintah, sehingga PHDI dapat menjadi kunci dalam pembangunan daerah,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua PHDI Kalteng, I Wayan Suata mengungkapkan pengurus PHDI se-Kalteng telah terbentuk dan pihaknya juga mengharapkan adanya kerjasama dukungan antara PHDI dan pemerintah daerah dalam peningkatan dan penguatan kapasitas SDM di masa yang akan datang.
Baca Juga : Â Ketua PHDI Kalteng Minta Masyarakat Hindu Jangan Terprovokasi
“Khusus di Kalteng, PHDI bersama dengan majelis besar Agama Hindu melakukan pembinaan umat. Jadi, kita merupakan satu-satunya yang bersinergi, karena di Kalteng ini ada Hindu Jawa, Hindu Bali, dan Hindu Kaharingan,” ucapnya.
Dengan adanya integrasi, dikatakannya, yang dicetuskan para tokoh Hindu sebelumnya, pihaknya akan terus melanjutkan semangat tersebut untuk terus bergerak melakukan pembinaan terhadap umat Hindu itu sendiri. [Red]














Discussion about this post