Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Ekonomi Manajemen Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan, Jakarta, Gusti Roby Navela, mengaku senang bisa terlibat dalam bakti sosial yang membuat masyarakat jadi punya ketrampilan digital, dalam kegiatan kuliah kerja nyata (KKN)nya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Baca Juga : Gubernur Kalteng: Kehadiran Jamwas Jadi Bekal Berharga bagi Mahasiswa UPR
Roby, demikian panggilan akrabnya, yang tergabung dalam Kelompok 27 KKN Kampus ITB Ahmad Dahlan, sukses melaksanakan program pengabdian di SDS Darul Amal, Desa Bojonggenteng, Kecamatan Jampang Kulon, dengan memberikan pelatihan pada para siswa bahkan guru di sebuah sekolah dasar (SD) di sana.
Diceritakannya, tadi (Selasa, 27/1/2026) melalui telpon, kegiatan yang mengusung tema “Membangun Kreativitas, Literasi Digital, dan Karakter Positif melalui Pendidikan Inovatif dan Humanis”, belum lama itu, bertujuan menjawab tantangan pendidikan modern.
“Yang membuat kami merasa bangga adalah, apa yang menjadi tujuan kami berhasil. Beberapa objek pendidikan menjadi mengerti dan merasa mendapatkan keterampilan yang relevan dengan tuntutan jaman ini. Adapun beberapa program kami, antara lain ; untuk Digitalisasi Media Ajar, pelatihan penggunaan aplikasi Canva. Diberlakukan bagi guru kelas 1-2 SD. Mereka juga digiring ke pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk menyusun presentasi secara instan,” paparnya.
Roby, yang menjadi Ketua Kelompok 27, menambahkan, selain itu ada juga Kreativitas Visual, yaitu edukasi teori warna dasar, serta pelatihan dan lomba poster digital bagi siswa kelas 3-6 SD. Tidak hanya itu, mereka juga menyasar pada program Penguatan Karakter, di mana di sana diberikan penyuluhan perlindungan anak, perempuan, dan HAM dengan fokus pada gerakan anti-bullying.
Kolaborasi antar prodi menjadi kunci efektifitas program ini. Mereka mencoba menggabungkan keahlian visual dari para anggota kelompok, dengan manajemen waktu dan sumber daya dari Prodi Ekonomi Manajemen. “Tujuannya bukan hanya memberi pelatihan, tapi memastikan guru dan siswa memiliki sistem kerja yang lebih efisien dan kreatif di era digital ini,’ imbuhnya.
Baca Juga : Pasar Murah dan Bantuan Pangan Presiden dan Gubernur Disambut Hangat Pelajar dan Mahasiswa Kalteng
Kegiatan ini pun mendapatkan respon positif dari pihak sekolah. Salah satu perwakilan guru di SDS Darul Amal mengatakan ia sangat terbantu dengan adanya pelatihan teknologi terkini.
“Sebelumnya kami cukup kesulitan menyusun materi yang interaktif dalam waktu singkat. Dengan pelatihan AI dan Canva dari para mahasiswa, kami sekarang bisa membuat media ajar yang jauh lebih menarik, tanpa harus menghabiskan waktu terlalu lama,” komentar guru tersebut. [Red]














Discussion about this post