Kalteng Today – Kapuas, – Anggota DPRD Kapuas, Berinto menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah kebakaran di kawasan Pasar Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah, yang terjadi tadi malam.
Mengingat, tidak sedikit bangunan toko ataupun rumah warga di lokasi tersebut yang hangus terbakar. Ditambah minimnya peralatan untuk memadamkan, sehingga api cepat membesar.
Terkait itu juga, Berinto menyesalkan terhadap sikap Pemkab Kapuas yang disebutkannya membatalkan pengadaan mobil pemadam kebakaran di 17 kecamatan, termasuk untuk Kecamatan Kapuas Tengah.
“Bahwa ini salah satunya yang membuat fraksi NasDem DPRD Kapuas tidak memberikan persetujuan terhadap APBD perubahan 2020, saya heran dan apa maksudnya,,, Kho teganya pemerintah daerah membatalkan pengadaan mobil pemadam kebakaran di 17 kecematan,” kata Berinto dalam rilisnya, Sabtu, 19 September 2020.
Atas musibah itu, lanjut Berinto yang merupakan wakil rakyat dari Dapil Kapuas Ngaju ini meminta Pemkab Kapuas menjelaskan apa maksudnya membatalkan pengadaan mobil pemadam kebakaran di tahun 2020.
“Api sangat susah dipadamkan, karna Pemda Kapuas belum mampu membeli mobil pemadam kebakaran untuk 17 kecematan di kabupaten kapuas ini. Fraksi NasDem sangat menyayangkan dengan sikap Pemerintah Kabupaten Kapuas yang tidak antisipasi,” bebernya.
Terlebih, musibah ini berturut-turut juga terjadi pada bulan yang lalu, Kecamatan Kapuas Hulu, Desa Sei Hanyo juga mengalami kebakaran, banyak juga rumah warga yang terbakar dan jembatan di jalan poros juga putus ikut terbakar,” bebernya.
Selain itu, ia memohon dukungan semua pihak baik, Pemerintah Provinsi Kalteng, dan pihak ketiga untuk bersatu membantu warga yang mengalami kebakaran ini. [Djim-KT]














Discussion about this post