Kalteng Today – Pulang Pisau, – Kelalaian dalam berkendara menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas di Indonesia, terutama di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.
Ketua Komisi III DPRD Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta mengatakan dalam hal keselamatan berkendara marak disepelekan beberapa warga, terutama yang seharusnya belum layak untuk mengendarai kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Kita belajar dari beberapa rentetan kecelakaan maut, baik itu di wilayah jalur trans kalimantan Palangka Raya, Pulang Pisau, Kapuas, Gunung Mas, dan yang baru-baru ini terjadi di wilayah Kabupaten Katingan,” tutur Legislator NasDem Pulang Pisau ini, Sabtu (22/05/2021).
Menurutnya, hal yang paling sepele sekalipun kerap tidak diindahkan pengendara seperti memakai seat belt, mengencangkan tali pengaman helm, dan sejenis.
“itu saja sering dilanggar, apalagi perkara besar, seperti ugal-ugalan, menyalip di tikungan, memaksa berkendara dalam keadaan mengantuk, tidak taat rambu-rambu lalu lintas,” tandasnya.
Tidak henti-hentinya, Pemerintah dan pihak berwenang, memberikan sosialisasi, imbauan, serta kampanye agar aman berkendara, melengkapi persyaratan administrasi ijin berkendara, baik melalui media massa, media sosial, pertelevisian dan tatap muka.
“Namun, itulah yang menjadi tantangan kita bersama bagaimana mendisiplinkan diri mentaati aturan-aturan lalu lintas dan standar aturan berkendara, mulai dari diri kita sendiri dahulu yang terutama, kemudian keluarga kita,” ucapnya.
Baca juga : DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pulang Pisau Gelar Rakercab Tahun 2021
Dalam menerapkan regulasi maupun aturan-aturan lalu lintas yang berlaku, dikatakannya, bahwa Komisi III DPRD Pulang Pisau secara rutin berkoordinasi dengan Instansi-instansi terkait agar terciptanya kesadaran berkendara yang aman.
“Kita selalu berharap bahwa, warga Pulang Pisau dan sekitarnya untuk taat, tertib, dan memenuhi syarat dan ketentuan apapun terkait aturan yang telah diterbitkan oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah terutama aturan lalu lintas, dan hendaknya menjadi pelajaran kita bersama dari beberapa kejadian kecelakaan maut yang sering terjadi selama bulan-bulan suci umat beragama maupun libur panjang,” pungkasnya. [Denny-KT]














Discussion about this post