Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Pemahaman masyarakat terhadap tanggap dini bencana menurut Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif Norkim sudah seharusnya tertanam di dalam diri warga.
“Ini penting dilakukan, dengan adanya bekal tersebut warga menjadi bisa mencegah terjadinya kerugian yang semakin besar atau korban jiwa,” katanya kepada awak media, Senin (16/6/2025).
Baca Juga : Anggota DPRD Bartim dari Partai PDI-P Apresiasi Komunikasi dan Langkah Bupati dan Wakil Bupati Bartim
Politikus PAN Kalteng ini mengungkapkan, warga harus mengetahui penyebab terjadinya suatu bencana, seperti kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) maupun kebakaran rumah hingga korsleting listrik.
“Karenakan selama ini ada oknum-oknum yang lalai atau bahkan dengan sengaja menimbulkan bencana. Misalnya sudah tahu kemarau, tetapi membakar lahan,” terangnya.
Namun, ia mengapresiasi upaya BPBD Kota Palangka Raya yang gencar melakukan edukasi serta sosialisasi terkait rawan bencana kepada warga, dengan tujuan agar terhindar dari korban bencana yang kerap melanda Kota Palangka Raya.
“Apalagi kalau sosialisasi ini langsung ke tempat warga. Jadi pemerintah harus melakukan jemput bola, agar semakin banyak warga yang teredukasi,” tuturnya.
Baca Juga : DPRD Terima Naskah Raperda RPJMD Kalteng Tahun 2025-2029
Ia meminta kepada warga yang telah mendapatkan edukasi, agar dapat menerapkan ilmu-ilmu yang telah didapat dari BPBD Kota Palangka Raya dan menjadi tongkat estafet pemerintah kota dalam memberikan kesadaran dan pemahaman terkait tanggap dini bencana.
“Karena kalau hanya mengandalkan pemerintah saja, tentu itu akan sulit dan memakan waktu yang lama. Tetapi dengan adanya kolaborasi dari warga, edukasi dapat lebih cepat meluas,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post