Kalteng Today – Kuala Kurun, – Legislator Gunung Mas, Kalimantan Tengah Cici Susilawati mengajak sekolah di kabupaten itu agar memanfaatkan program hibah buku dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) kabupaten itu.
“Saya imbau kepada sekolah di daerah ini agar memanfaatkan program hibah buku dengan mengajukan proposal kepada DPK Kabupaten Gumas,” ucap Cici kepada awak media, Jumat (28/8/2020) lalu.
Perempuan kelahiran Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing ini menyebut bahwa buku merupakan gudang ilmu dan pengetahuan, yang sangat berguna bagi siapa saja sebagai bekal di kemudian hari.
Dengan adanya beragam buku, ujar politisi Partai Demokrat ini, diharapkan peserta didik dapat menumbuhkan minat mereka dalam membaca, sehingga mereka mendapat ilmu dan pengetahuan yang ada pada buku tersebut.
Disamping itu, dia juga mendorong perpustakaan desa atau kelurahan agar mengajukan proposal hibah buku kepada DPK Kabupaten Gumas. Jika dipenuhi, maka koleksi buku di perpustakaan desa atau kelurahan akan semakin lengkap.
“Saya harap perpusatakaan desa dan kelurahan juga mengajukan proposal hibah buku kepada DPK,” tutur legislator dari daerah pemilihan II yang mencakup Kecamatan Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya ini.
Lebih lanjut, Cici mengajak masyarakat di daerah itu agar gemar membaca. Secara khusus, kepada orang tua diharap dapat menanamkan budaya gemar membaca sejak dini kepada anak-anak mereka.
Baca Juga : Komisi I DPRD Kotim Banyak Terima Keluhan Kepala Desa Soal ADD Belum Dibayarkan
Dengan menanamkan budaya gemar membaca sejak dini kepada anak, diharapkan generasi muda Kabupaten Gumas dapat menjadi generasi penerus yang dapat diandalkan untuk menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan.
Sebelumnya, Kepala DPK Kabupaten Gumas Edwin Yustian mengatakan bahwa pihaknya siap menghibahkan buku kepada sekolah-sekolah serta perpustakaan desa atau kelurahan, yang ada di kabupaten itu.
“Batas waktu pengajuan proposal hibah buku kepada DPK Kabupaten Gumas tidak ditentukan dan dapat disampaikan kapan saja, selama persediaan buku yang bisa dihibahkan masih ada,” jelas Edwin. [Jek-KT]














Discussion about this post