Kaltengtoday.com, Entertainment – Dunia perfilman Indonesia kembali diramaikan dengan hadirnya film horor psikologi terbaru berjudul Labinak: Mereka Ada di Sini.
Film produksi Anami Films ini resmi tayang di bioskop sejak 21 Agustus 2025 dan langsung mencuri perhatian karena bukan hanya menyajikan horor berdarah-darah, tapi juga membawa kritik sosial yang kuat.
Ceritanya berpusat pada Najwa, seorang guru honorer yang diperankan oleh Raihaanun. Dengan gaji pas-pasan, ia pindah ke kota bersama anak perempuannya demi mencari harapan baru. Namun bukannya menemukan kehidupan yang lebih baik, ia justru terjebak dalam lingkaran keluarga kaya yang menyimpan rahasia mengerikan, praktik kanibalisme demi menjaga kekuasaan mereka.
Baca Juga : Film Animasi Garuda di Dadaku Rilis First Look, Siap Tayang 2026
Selain Raihaanun, film ini juga diperkuat oleh penampilan Arifin Putra, Giulio Parengkuan, Nayla Purnama, hingga Chantiq Schagerl. Kehadiran mereka membuat dinamika cerita terasa lebih hidup, apalagi dengan atmosfer psikologis yang terus menekan sepanjang film.
Disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis, Labinak menghadirkan detail unik mulai dari ritualistic choreography, sound design yang eerie, sampai sosok pocong “pemalu” yang memberikan twist berbeda dari film horor lokal biasanya.
Sementara itu, produser Dilip Chugani menekankan bahwa film ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga kritik terhadap greed, exploitation, dan ketimpangan sosial yang sering terjadi di dunia nyata.
Yang membuat film ini semakin ramai diperbincangkan adalah munculnya sosok Sumanto sebagai cameo. Nama Sumanto sempat mencetak headline nasional pada 2003 karena kasus kanibalisme, dan kini ia kembali hadir di layar lebar setelah beberapa tahun terakhir aktif di media sosial lewat konten mukbang.
Menurut pihak produksi, awalnya Sumanto hanya diminta membantu riset mengenai detail kanibalisme, tetapi kemudian proses itu berkembang hingga akhirnya ia tampil langsung dalam film. Kehadirannya tentu menjadi shock value yang sulit diabaikan penonton.
Baca Juga : ‘Believe’ Film Perjuangan Prajurit Indonesia, Sabet Best Director di Montreal Film Festival 2025
Film ini sendiri sudah dijadwalkan untuk rilis nasional sejak 21 Agustus dan mendapatkan banyak respons karena berani menggabungkan bloody horror dengan pesan sosial yang relevan.
Labinak: Mereka Ada di Sini bukan hanya mengandalkan jump scare, tapi juga membangun rasa takut lewat psychological pressure yang dekat dengan realita bagaimana orang-orang powerless bisa dengan mudah menjadi korban dari mereka yang powerful. Inilah yang membuat film ini terasa lebih chilling dibanding horor pada umumnya.
Dengan cerita yang menyentuh isu nyata tentang guru honorer, lapisan kritik sosial yang tajam, deretan cast berbakat, hingga cameo mengejutkan, Labinak jelas jadi salah satu film horor Indonesia yang wajib ditonton tahun ini.
If you’re looking for a horror movie that’s not only scary but also thought-provoking, maka Labinak: Mereka Ada di Sini adalah jawaban yang pas.[Red]














Discussion about this post