Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Ketua Harian Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani menegaskan, jika saat ini tidak ada lagi kelurahan maupun kecamatan di Kota Cantik yang masuk dalam zona merah penyebaran covid-19.
“Berdasarkan data rilis Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya dalam beberapa hari terakhir, wilayah kecamatan atau kelurahan di Kota Palangka Raya, tidak adalagi yang berstatus zona merah,” katanya, Kamis (4/11/2021).
Dijelaskannya, saat ini kelurahan serta kecamatan yang ada di Kota Palangka Raya, masuk dalam berbagai status, yakni zona oranye, kuning dan hijau.
Dirinya mencontohkan, wilayah yang berstatus zona oranye di Kota Palangka Raya, untuk kelurahan di Kecamatan Jekan Raya yakni Kelurahan Menteng dan Kelurahan Bukit Tunggal. Sedangkan dua Kelurahan lainnya seperti Petuk Katimpun dan Palangka berstatus zona hijau.
“Kemudian, untuk kelurahan yang ada di Kecamatan Pahandut yaitu Tanjung Pinang berstatus zona kuning. Sedangkan lima kelurahan lainnya seperti Kelurahan Tumbang Rungan, Pahandut Seberang, Langkai, Panarung, dan Kelurahan Pahandut berstatus zona hijau,” ucapnya.
Untuk Kecamatan Sabangau, lanjut Emi, terdapat tiga kelurahan yang berstatus zona kuning yakni Kameloh Baru, Kereng Bangkirai, dan Sabaru. Sedangkan kelurahan Danau Tundai, Bereng Bengkel, dan Kalampangan berada dalam zona hijau.
Sedangkan untuk Kecamatan Bukit Batu, ada dua kelurahan berstatus zona kuning, yakni Kelurahan Sei Gohong dan Tangkiling. Sedangkan lima kelurahan lainnya berstatus zona hijau, diantaranya Kanarakan, Habaring Hurung, Marang, Tumbang Tahai, serta Kelurahan Banturung.
Baca Juga : Dewan Apresiasi Tindakan Cepat Pemko Palangka Raya Tangani Banjir
“Sementara itu, wilayah di Palangka Raya yang sampai saat ini tidak mengalami perubahan status yaitu Kecamatan Rakumpit, dimana seluruh kelurahan di wilayah ini berstatus zona hijau diantaranya yaitu Kelurahan Pager, Petuk Barunai, Panjehang, Gaung Baru, Mangku Baru, Petuk Bukit dan Kelurahan Bukit Sua,” jelasnya.
Seluruh pencapaian ini, ujar Emi, merupakan hasil dari jerih payah masyarakat yang terus menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dalam aktivitas sehari-hari.
Untuk itu dirinya meminta, agar upaya ini terus dijaga masyarakat, mengingat pandemi covid-19 di Kota Palangka Raya hingga saat ini belum benar-benar berakhir.
Baca Juga : Wow, Pemko Palangka Raya Kini Punya 50 Bank Sampah Digital
“Selain itu tingginya kesadaran masyarakat akan vaksin juga membantu capaian ini. Karena dengan semakin banyak masyarakat yang divaksin. Artinya kita semakin dekat dalam mewujudkan herd immunity,” pungkasnya. [Red]














Discussion about this post